Pemerintah menerbitkan Perpres 41/2026 untuk menekan biaya logistik nasional dari 14,29% PDB (2022) menjadi 12,5% PDB pada 2029 dan 8% pada 2045, melalui digitalisasi NLE, pengembangan dry port, dan transportasi multimoda. NLE telah memangkas biaya logistik 17% dan waktu layanan 73%.
Pemerintah menerbitkan Perpres 41/2026 untuk menekan biaya logistik nasional dari 12,5% menjadi 8% terhadap PDB pada 2045, dengan strategi digitalisasi NLE yang telah memangkas biaya logistik 17% dan waktu layanan 73%, serta pengembangan dry port dan transportasi multimoda.
Jadwal cum dividen 6–8 Mei mencakup 14 emiten, dengan nilai terbesar MCOL Rp1,58 triliun. Menopang minat pada saham pembagi dividen; harga berpotensi terkoreksi saat ex-date.
Rights issue hingga 1,13 miliar saham berpotensi menghimpun Rp757,1 miliar untuk akuisisi; target belum diungkap. Prospek bergantung pada kualitas akuisisi, sementara dilusi menjadi risiko.
TPMA berencana rights issue hingga 1,13 miliar saham untuk mendanai akuisisi, berpotensi menghimpun Rp757,1 miliar. Dampak bagi pemegang saham bergantung pada valuasi target dan potensi dilusi.
Rights issue hingga 1,13 miliar saham mendanai ekspansi dan modal kerja. Potensi pertumbuhan jangka panjang diimbangi dilusi maksimal 30,03% bagi pemegang saham yang tidak berpartisipasi.
Rights issue TPMA tối đa 1,13 tỷ cổ phiếu gây rủi ro pha loãng; mục đích sử dụng vốn còn chung chung. Tiềm năng tăng trưởng từ mở rộng đội tàu chưa đủ bù đắp khi đòn bẩy thấp và dòng tiền mạnh.