Pemerintah menerbitkan Perpres 41/2026 untuk menekan biaya logistik nasional dari 14,29% PDB (2022) menjadi 12,5% PDB pada 2029 dan 8% pada 2045, melalui digitalisasi NLE, pengembangan dry port, dan transportasi multimoda. NLE telah memangkas biaya logistik 17% dan waktu layanan 73%.
Perang AS vs Iran meluas melibatkan Houthi vs Arab Saudi, menyebabkan gangguan rantai pasok minyak mentah dunia, gangguan penerbangan, korban jiwa, dan lonjakan harga energi global.
Pemerintah menerbitkan Perpres 41/2026 untuk menekan biaya logistik nasional dari 12,5% menjadi 8% terhadap PDB pada 2045, dengan strategi digitalisasi NLE yang telah memangkas biaya logistik 17% dan waktu layanan 73%, serta pengembangan dry port dan transportasi multimoda.
Kapal kontainer berbendera Singapura GFS Pride (2.824 TEU) tenggelam akibat ranjau di Selat Hormuz, menjadi kapal ketiga yang tenggelam sejak perang AS-Iran dimulai Februari 2026, dengan serangan terhadap beberapa kapal lain juga dilaporkan.
BMKG memperingatkan potensi gelombang tinggi 1,25-4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 15-18 Oktober 2026, terutama di Samudra Hindia barat Mentawai, Bengkulu, Lampung, dan selatan Banten hingga Bali, yang berdampak pada keselamatan pelayaran dan aktivitas nelayan.
Kabut asap di Palembang menyebabkan 15 penerbangan di Bandara SMB II melakukan retiming sejak Senin, dengan penerbangan pagi digeser ke siang dan sore ke malam hari, berdampak pada operasional maskapai.
PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) membidik pemulihan profitabilitas pada kuartal II/2026 seiring meredanya lonjakan biaya operasional, setelah laba bersih kuartal I/2026 anjlok 35% YoY menjadi US$10,13 juta meskipun pendapatan naik 2% ke US$184,3 juta.
Laba bersih SMDR pada kuartal I-2026 turun 34,67% YoY menjadi US$ 10,13 juta akibat lonjakan biaya operasional dan bahan bakar di Timur Tengah, meski pendapatan naik 1,75% menjadi US$ 184,33 juta.
RUPST SMDR menyetujui total dividen tahun buku 2025 senilai Rp196,5 miliar (Rp12 per saham), mencakup dividen final Rp155,6 miliar (Rp9,5 per saham), didukung laba bersih US$52,1 juta dan kinerja positif di Q1/2026.
Usulan dividen final Rp16 per saham mendukung daya tarik SMDR, tetapi masih menunggu persetujuan RUPST. Pendapatan 2023 turun 32,89%, menandakan tekanan bisnis.
Artikel hanya memuat daftar emiten transportasi-logistik dan informasi dividen interim SMDR pada 2023. Tidak ada katalis baru yang jelas untuk harga saham.