PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) membentuk lenders panel yang diminati 34 lembaga keuangan untuk membiayai proyek PSEL Tahap 2 di 8 kota senilai US$1 miliar, dengan komitmen pendanaan masuk melebihi US$4 miliar (3,6x oversubscribed). Program waste-to-energy Indonesia mencakup 17 lokasi di 33 kabupaten/kota, menjadi yang terbesar di dunia.
PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) membutuhkan investasi US$1 miliar (Rp18,03 triliun) untuk proyek PSEL Tahap 2 di 8 kota, dengan respon perbankan sangat positif mencapai US$4 miliar (3,6x oversubscribed) dari 34 lembaga keuangan termasuk ADB, AIIB, IsDB, KfW, dan bank Himbara.
Denera (holding PSEL Danantara) menyiapkan 8 lokasi pembangkit sampah tahap II (Medan-Surabaya) senilai US$1 miliar (~Rp18 triliun), dengan indikasi komitmen pendanaan dari 34 lembaga keuangan mencapai US$4 miliar (3,6x oversubscribed), melibatkan bank Himbara, ADB, AIIB, IsDB, dan KfW dengan tenor hingga 23 tahun.
PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) melaporkan progres konstruksi 3 proyek PSEL (Denpasar, Bekasi, Bogor) dengan piling mencapai 500-600 dari 1.100 titik, berkapasitas 1.500 ton sampah/hari menghasilkan 31-36 MW listrik yang akan diserap PLN via PPA, ditargetkan beroperasi komersial semester I-2028.
Tiga proyek PSEL (Denpasar, Bekasi, Bogor Raya) oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) berkapasitas total ~100 MW ditargetkan beroperasi komersial semester I-2028, dengan komitmen pembiayaan US$4 miliar dari 34 lembaga keuangan bersama Danantara untuk ekspansi ke 8 kota.
Polisi menyisir Kampung Ambon Jakarta Barat, menemukan 47 senjata tajam, 17 paket ganja, 2 klip sabu, serta berkoordinasi dengan PLN terkait listrik ilegal di lokasi tersebut.
PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mengumumkan pembagian dividen tunai interim senilai Rp268,72 miliar atau Rp76 per saham yang akan dibayarkan pada 27 Oktober 2026. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 15 Oktober 2026, ditopang oleh laba bersih semester I-2026 sebesar Rp266,84 miliar.
Proyek perluasan Stasiun MRT Bundaran HI menjadi kawasan multifungsi bawah tanah seluas lebih dari 4.000 meter persegi ditargetkan rampung usai pertengahan 2027. Fasilitas ini akan mengkoneksikan langsung akses pejalan kaki ke pusat perbelanjaan dan perkantoran termasuk Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara.