Menperin Sarmuji menyatakan KI Jabodetabek-Karawang berpotensi jadi pusat komponen elektronika, didukung proyeksi pasar global >$1 triliun pada 2030 dan pertumbuhan IKM elektronik hampir 4x lipat dari 2021 ke 2025 (5.816 unit usaha).
BKPM mencatat investasi kesehatan di Banten mencapai Rp12,7 triliun sejak 2025 serta pertumbuhan ekonomi semester I 2026 sebesar 5,45%. Pertumbuhan ini ditopang ekspansi kawasan strategis seperti BSD, Lippo, dan KEK Tanjung Lesung.
Kinerja emiten kawasan industri terbelah: DMAS untung dan sahamnya naik 0,62% YtD, KIJA rugi dan sahamnya turun 9,09%. Pasar membedakan prospek kedua emiten.