PT Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) mengakui adanya potensi risiko hukum pada entitas anak akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun menyatakan tidak berdampak material terhadap operasional maupun target produksi 2026. Total produksi 2025 tercatat 197.501 ton dengan pendapatan Rp2,56 triliun.
Artikel mengidentifikasi 17 saham yang terafiliasi dengan pendukung Prabowo-Gibran, termasuk emiten milik Aburizal Bakrie (VKTR, BNBR, BUMI, BRMS, ENRG, DEWA, VIVA, MDIA, UNSP, ELTY, JGLE, BTEL), Kaesang (PMMP), keluarga Prabowo (WIRG), Pandu Sjahrir (TOBA, GOTO), serta Aguan (PANI) dan MKTR milik mertua Menpora Dito Ariotedjo.
Saham Grup Bakrie menguat serentak, dipimpin VKTR dan ALII; reli belum menunjukkan katalis fundamental yang jelas. Saham gocap dan notasi khusus menambah risiko volatilitas.