Singapura memperluas penindakan terhadap 10 perusahaan Indonesia yang diduga memicu kebakaran hutan, termasuk PT Bumi Mekar Hijau, PT SBA Wood Industries, dan lainnya. Bursa Efek Singapura juga meminta informasi dari 7 perusahaan pertanian terdaftar terkait karhutla, dengan ancaman sanksi finansial dan hukum.
Kemenko Pangan meminta Pertamina memprioritaskan penerapan B50 di Jabodetabek untuk menurunkan kadar sulfur hingga 50% dibanding solar biasa, serta mendorong percepatan kendaraan listrik di Jakarta. Pertamina mengonfirmasi telah menyalurkan B50 di seluruh terminal BBM hingga SPBU.
Singapura mengirim surat peringatan kepada 7 perusahaan Indonesia terkait karhutla, menyeret nama besar seperti Grup Sinar Mas (APP & SMAR), Wilmar, Golden Agri-Resources, Bumitama Agri, dan Kencana Agri. SMAR menyatakan telah menerapkan Kebijakan Tanpa Bakar sejak 1997 dan memperkuat mitigasi risiko karhutla.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih meluas di empat kabupaten Sumatera Selatan (OKI, Muba, Muara Enim, Ogan Ilir) dengan produksi asap besar, personel Manggala Agni ditambah dari 254 menjadi 345 orang, dan kendala utama berupa kekeringan sumber air.
Perdagangan Indonesia-Rusia melonjak 21,6% menjadi US$4,84 miliar pada 2025, dan FTA Indonesia-EAEU ditargetkan efektif akhir 2026 untuk membuka akses pasar lebih luas bagi CPO, kopi, kakao, tekstil, dan furnitur Indonesia.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Sumatra-Kalimantan dengan El Nino Sangat Kuat (indeks Nino3.4 +3,33), ISPU mencapai level Hitam (>300) di 10 lokasi termasuk Bengkalis dan Siak (Riau), serta 4 petugas pemadam tewas di TNBTS Jawa Timur.
Polri mengerahkan 200 personel Brimob tambahan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan melalui Operasi Aman Nusa II, menunjukkan eskalasi karhutla yang signifikan di wilayah tersebut.
Palangka Raya dikepung kabut asap oranye pekat dengan Indeks Kualitas Udara menembus 2.052 (sangat berbahaya), 1.444 hektare lahan terbakar, 11.166 titik panas di Kalimantan Tengah, dan 887 kejadian karhutla sejak Juni-Oktober 2026.
Kabut asap karhutla Indonesia akibat El Nino kuat meluas hingga Timor Leste yang menutup sekolah 3 hari, setelah sebelumnya juga berdampak ke Malaysia, Singapura, dan Filipina; ratusan ribu hektare hutan dan perkebunan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua terbakar.
Kebijakan ekspor satu pintu melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menimbulkan ketidakpastian baru bagi emiten batubara, CPO, dan logam/mineral di IDX. Kekhawatiran pasar meliputi potensi perubahan fungsi DSI dari verifikator menjadi trader, serta perluasan komoditas ke nikel, tembaga, bauksit, timah, dan LNG. Sentimen negatif diperkuat oleh sikap wait and see investor dan kewaspadaan lembaga pemeringkat internasional.
Rupiah spot ditutup melemah ke level Rp 17.667 per dolar AS pada Kamis (21/5) akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan risalah FOMC The Fed yang hawkish, dengan proyeksi berlanjut melemah ke rentang Rp 17.660-Rp 17.710.
Menyusul anjloknya IHSG sebesar 3,54% ke 6.094,94, analis menyarankan speculative buy untuk ASII di support Rp 5.400 dan DEWA di Rp 290, serta buy on retracement pada PTBA di support Rp 2.620.
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) mengumumkan rencana merger dengan anak usaha 100% miliknya, PT Perusahaan Perkebunan Panigoran, guna efisiensi operasional dan kepatuhan UU PT yang dijadwalkan efektif pada 22 Mei 2026.
Produksi CPO turun 8,25% dan ekspor 26,48% pada Februari, sebagian terkait jumlah hari yang lebih sedikit. Penurunan ekspor berisiko menambah stok; dampak harga CPO campuran.
Fasilitas kredit hingga US$250 juta mendukung modal kerja, refinancing, dan belanja modal SMAR. Nilainya 20,2% dari ekuitas dan mensyaratkan jaminan; dampak leverage bergantung pada penarikan dana.
Harga TBS Riau naik 5,22% ke Rp2.925,16/kg, didorong kenaikan harga CPO dan kernel. Sentimen positif terbatas bagi emiten sawit; dampak bergantung pada harga jual dan biaya produksi.
Pabrik percontohan minyak makan merah berbasis koperasi diresmikan; manfaat gizi berpotensi membuka produk turunan sawit baru. Dampak pasar terbatas tanpa bukti skala produksi dan permintaan komersial.
Pesawat kargo PK-SNE hilang kontak saat melayani penerbangan dari Bandara Tarakan ke Lapter Binuang dengan membawa 583 Kg cargo dan 2 orang awak, tim pencarian telah dikerahkan ke lokasi