Bulog mempercepat penyaluran 150 ribu ton jagung SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke peternak mikro, yang berpotensi menekan biaya pakan ternak dan mendukung sektor peternakan.
Harga bahan makanan dilaporkan naik signifikan, berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan menekan daya beli masyarakat serta margin emiten sektor konsumer.
Mentan Amran Sulaiman menyurati Kapolri Suyudi Ario Seto untuk menuntaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan, dengan 102 tersangka ditetapkan sepanjang 2024-2026, 212 produsen beras oplosan dibongkar dengan kerugian Rp99 triliun, dan disparitas harga ayam peternak Rp20.000-21.000/kg vs konsumen Rp45.000/kg.
Mahasiswa ITS Surabaya mengembangkan Futechi Farm, sistem peternakan ayam petelur berbasis IoT dan AI, yang telah mencatatkan penjualan 3 unit senilai total Rp105 juta ke Bangkalan dan Papua.
Mentan Amran menyurati Kapolri Suyudi untuk menuntaskan penindakan mafia pangan; 102 tersangka ditetapkan sepanjang 2024-2026, 212 produsen beras oplosan dibongkar dengan kerugian Rp99 triliun, serta disparitas harga ayam dari Rp20.000-21.000 di peternak menjadi Rp45.000 di konsumen menunjukkan rantai pasok tidak sehat.
Bulog Kediri telah menyalurkan 12.941 ton jagung SPHP (99,35% dari pagu 13.027 ton) dengan harga Rp5.000/kg kepada 244 peternak melalui 7 koperasi, serta menyerap 8.577 ton jagung dari petani dengan HPP Rp5.500/kg di tingkat petani dan Rp6.400/kg di gudang.
Pemprov Kepri membangun dua ruas jalan (Gurindam 12 dan Tembeling) melalui program IJD 2026 senilai Rp30 miliar dari APBN, dengan target penyelesaian dua bulan. Jalan Tembeling terhubung ke kawasan industri PT Japfa di sektor peternakan/perunggasan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit di Rp100.800/kg dan telur ayam di Rp28.400/kg, mencerminkan tekanan harga pangan yang dapat mempengaruhi inflasi volatile food.
Perum BULOG mencetak rekor pengadaan beras 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026 (102,88% dari target pemerintah 4 juta ton), melampaui rekor 3,65 juta ton tahun 2012 dan realisasi 3.191.969 ton tahun 2025.
IHSG ambruk 3,56% ke level 5.883,88 tertekan net sell asing sebesar Rp 1,17 triliun, meski saham BREN dan ANTM tetap diborong asing masing-masing Rp 219,49 miliar dan Rp 39,13 miliar. Sebanyak 611 saham ditutup di zona merah dengan koreksi terdalam dipimpin oleh sektor barang baku yang merosot 6,64%.
IHSG terkoreksi 1,22% ke level 6.130,19 diiringi net sell jumbo asing senilai Rp 1,6 triliun, meskipun saham JPFA dan FILM tetap diborong asing masing-masing Rp 264,97 miliar dan Rp 238,62 miliar.
IHSG dibuka menguat tipis 0,03% ke level 6.208,45 didorong penguatan saham CUAN (+5,97%) dan BRPT (+4,05%). Namun, penguatan indeks tertahan oleh koreksi saham big banks seperti BBRI, BBCA, dan BBNI seiring antisipasi rebalancing MSCI serta tensi geopolitik global.
IHSG dibuka menguat 0,14% ke level 6.214,95 pada perdagangan Selasa pagi, ditopang kenaikan 330 saham dengan CUAN (+8,02%), BRPT (+5,41%), dan EMTK (+2,31%) sebagai top gainers LQ45.
Emiten perunggasan mencatat pertumbuhan pendapatan Q1-2026 dua digit, dipimpin JPFA (+23,6% YoY), MAIN (+17% YoY), dan CPIN (+12,7% YoY) berkat membaiknya harga ayam hidup dan DOC meski tertekan biaya pakan.
Kinerja kuartal I-2026 emiten poultry tumbuh kuat dengan pendapatan CPIN naik 12,7%, JPFA 23,6%, dan MAIN 17% YoY berkat tingginya harga live bird dan DOC. Meski demikian, pelemahan rupiah menjadi ancaman bagi margin kuartal II-2026 karena bahan baku pakan impor menyumbang sekitar 50% biaya produksi.
IHSG menghadapi tekanan jual masif akibat kombinasi arus keluar asing pasca-rebalancing FTSE/MSCI, pelemahan Rupiah ke level Rp17.700, dan kenaikan BI Rate. Meskipun valuasi secara fundamental sudah terdiskon (undervalue), sentimen makro dan risiko kebijakan domestik terus memicu aksi jual pada saham-saham big caps.
IHSG anjlok 2,76% ke level 6.144,35 pada Sesi I tertekan kejatuhan seluruh sektor, terutama barang baku (-6,49%) dan energi (-5,02%). Sebanyak 601 saham terkoreksi dengan BRPT (-12,50%), CUAN (-9,32%), dan MEDC (-9,03%) memimpin jajaran top losers di LQ45.
IHSG melemah 0,82% ke level 6.318,50 tertekan kekhawatiran kebijakan ekspor komoditas SDA satu pintu melalui BUMN untuk batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy yang diumumkan Presiden Prabowo. Saham komoditas swasta seperti BRPT (-10,18%), CUAN (-9,23%), dan BUMI (-6,99%) anjlok akibat potensi penurunan margin, meski emiten BUMN PTBA justru naik 6,42%.
IHSG anjlok 3,46% ke level 6.370,68 dan diproyeksikan MNC Sekuritas rawan melanjutkan pelemahan menuju kisaran 6.084-6.148. Tekanan jual berat dipimpin oleh saham CUAN (-13,33%), MBMA (-11,85%), dan DEWA (-11,82%).
IHSG ditutup melemah 0,82% ke level 6.318 tertekan sentimen kebijakan ekspor satu pintu, di tengah penguatan indeks Bisnis-27 yang ditopang laju saham PTBA, MEDC, dan JPFA.
Rencana delisting Japfa Ltd. yang didukung pinjaman menambah risiko kredit dan ketidakpastian bagi JPFA. Dampak bergantung pada struktur pendanaan dan arus dana ke induk.
PT Gerbang Pembayaran Indonesia melalui aplikasi LinKita berkolaborasi dengan koperasi untuk meningkatkan literasi digital dan akses keuangan di pelosok Indonesia
IHSG naik 0,96% sepekan, didukung sentimen global positif, reli GOTO, temuan gas ENRG, dan penguatan komoditas. Prospek suku bunga AS lebih rendah menopang risk appetite; rumor korporasi menambah volatilitas.
Rencana delisting Japfa Ltd menambah ketidakpastian tata kelola bagi JPFA, tetapi belum mengubah status pencatatan JPFA. Dampak operasional belum terlihat.
Bansos ayam dan telur berpotensi menyerap kelebihan pasokan unggas, mendukung CPIN dan JPFA mulai kuartal II-2024. Ramadan-Lebaran menambah katalis permintaan.