Satgas PKH berhasil menguasai kembali 6,2 juta hektare kawasan hutan dari perkebunan kelapa sawit ilegal dan menyetorkan PNBP senilai Rp13,24 triliun ke kas negara selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kemenko Pangan meminta Pertamina memprioritaskan penerapan B50 di Jabodetabek untuk menurunkan kadar sulfur hingga 50% dibanding solar biasa, serta mendorong percepatan kendaraan listrik di Jakarta. Pertamina mengonfirmasi telah menyalurkan B50 di seluruh terminal BBM hingga SPBU.
Harga CPO berjangka naik 3,27% ke 4.770 ringgit/ton, ditopang bargain buying dan lonjakan ekspor minyak sawit Malaysia paruh pertama Oktober sebesar 43,2%-58,3% MoM.
Rainforest Alliance menekankan pentingnya dampak terukur bagi petani dalam menghadapi EUDR, regulasi Uni Eropa yang mensyaratkan komoditas bebas deforestasi untuk 7 kelompok komoditas termasuk kelapa sawit, kopi, kakao, karet, dan kayu. Disampaikan oleh Managing Director Asia Pacific Chandra Panjiwibowo di Trade Expo Indonesia 2026.
Kementan mendorong percepatan peremajaan tanaman tebu melalui metode bongkar ratoon untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai swasembada gula nasional dalam dua tahun, dengan kolaborasi bersama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Pabrik Gula Rendeng, Kudus.
Sembilan emiten perkebunan termasuk PGUN (emiten Haji Isam) merespons permintaan BEI soal karhutla; mayoritas menyatakan tidak ada dampak material terhadap pendapatan, laba, dan aset, serta target produksi 2026 tetap berjalan normal. PGUN mengakui ada karhutla di sekitar area konsesinya di Kab. Paser, Kaltim, namun operasional pemanenan dan pengolahan CPO tetap normal.
Palangka Raya dikepung kabut asap oranye pekat dengan Indeks Kualitas Udara menembus 2.052 (sangat berbahaya), 1.444 hektare lahan terbakar, 11.166 titik panas di Kalimantan Tengah, dan 887 kejadian karhutla sejak Juni-Oktober 2026.
Harga CPO acuan Desember di Bursa Malaysia turun 1,51% menjadi 4.628 ringgit per ton, mengakhiri reli tiga hari, tertekan pelemahan harga minyak nabati pesaing di pasar Dalian dan Chicago sementara investor menunggu data ekspor.
Kemenko Pangan melibatkan hampir 500 unit usaha di Kalimantan Tengah untuk penanganan karhutla, memperluas pola kerja sama yang sebelumnya diterapkan di Kalimantan Selatan dengan 350 perusahaan pada 10.000 hektare lahan. GAPKI turut berkoordinasi dengan anggotanya.
El Nino diperkirakan menguat hingga akhir 2026 dan berlanjut sampai Februari 2027, dengan Indonesia masuk negara paling terdampak, berpotensi memicu cuaca ekstrem yang mengganggu sektor pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan.
GAPKI mendukung revisi UU PPLH yang menghapus pengecualian pembakaran lahan, menilai ini akan memperkuat penegakan hukum dan mengurangi risiko karhutla bagi perusahaan sawit yang selama ini menjalankan kebijakan zero burning. Menteri LH Jumhur Hidayat menyiapkan usulan revisi Pasal 69 ayat (2) untuk diajukan ke DPR.
Indonesia mengekspansi perdagangan ke kawasan Asia Selatan dengan komoditas CPO (minyak kelapa sawit) sebagai produk dominan, membuka potensi pasar ekspor baru bagi industri sawit nasional di luar pasar tradisional Tiongkok dan India.
Wamenkeu pastikan sistem awasi pajak bisnis CPO aktif dan pemerintah mengetahui seluruh transaksi, meningkatkan risiko penegakan pajak bagi produsen sawit.
Kinerja emiten CPO beragam: laba LSIP, AALI, SGRO, dan DSNG tumbuh, tetapi penjualan LSIP dan SGRO turun. Dampak pasar cenderung terbatas; seleksi saham berbasis kinerja emiten.
Produksi CPO turun 8,25% dan ekspor 26,48% pada Februari, sebagian terkait jumlah hari yang lebih sedikit. Penurunan ekspor berisiko menambah stok; dampak harga CPO campuran.
Harapan kelanjutan hilirisasi sawit dan biodiesel mendukung prospek sektor, tetapi belum menjadi kebijakan konkret. Usulan badan sawit menyoroti peluang efisiensi sekaligus ketidakpastian regulasi.
Harga TBS Riau naik 5,22% ke Rp2.925,16/kg, didorong kenaikan harga CPO dan kernel. Sentimen positif terbatas bagi emiten sawit; dampak bergantung pada harga jual dan biaya produksi.
Harga CPO berpotensi menguat karena stok Malaysia menurun dan permintaan Ramadan meningkat, meski ekspor melemah tajam. Prospek bergantung pada pembelian India, China, dan Uni Eropa.
CPO naik 5,09% sebulan ke MYR 4.071/ton, didukung suplai ketat dan prospek permintaan Ramadan. Risiko cuaca serta tenaga kerja menopang harga, tetapi kenaikan biaya pangan dapat membatasi dampak makro.
Harga CPO menguat musiman menjelang Ramadan dan Lebaran; pasokan berpotensi ketat akibat El Niño dan rencana B40. Namun, oversupply global dan lemahnya minyak nabati sejenis membatasi prospek harga hingga akhir tahun.
Laba DSNG turun 30% menjadi Rp842 miliar akibat kenaikan biaya pupuk dan pelemahan segmen kayu. Kenaikan penjualan serta volume dan harga CPO belum mengimbangi tekanan margin.
Harga CPO menguat, didukung permintaan Ramadan dan potensi penurunan produksi. Proyeksi MYR 3.750/ton pada Q1 dan MYR 3.950/ton pada Q2 mendukung emiten sawit, tetapi pelemahan minyak nabati pesaing membatasi kenaikan.