Bulog mempercepat penyaluran 150 ribu ton jagung SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke peternak mikro, yang berpotensi menekan biaya pakan ternak dan mendukung sektor peternakan.
Harga bahan makanan dilaporkan naik signifikan, berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan menekan daya beli masyarakat serta margin emiten sektor konsumer.
Bulog Kediri telah menyalurkan 12.941 ton jagung SPHP (99,35% dari pagu 13.027 ton) dengan harga Rp5.000/kg kepada 244 peternak melalui 7 koperasi, serta menyerap 8.577 ton jagung dari petani dengan HPP Rp5.500/kg di tingkat petani dan Rp6.400/kg di gudang.
Mentan Amran Sulaiman menyurati Kapolri Suyudi Ario Seto untuk menuntaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan, dengan 102 tersangka ditetapkan sepanjang 2024-2026, 212 produsen beras oplosan dibongkar dengan kerugian Rp99 triliun, dan disparitas harga ayam peternak Rp20.000-21.000/kg vs konsumen Rp45.000/kg.
Mahasiswa ITS Surabaya mengembangkan Futechi Farm, sistem peternakan ayam petelur berbasis IoT dan AI, yang telah mencatatkan penjualan 3 unit senilai total Rp105 juta ke Bangkalan dan Papua.
Mentan Amran menyurati Kapolri Suyudi untuk menuntaskan penindakan mafia pangan; 102 tersangka ditetapkan sepanjang 2024-2026, 212 produsen beras oplosan dibongkar dengan kerugian Rp99 triliun, serta disparitas harga ayam dari Rp20.000-21.000 di peternak menjadi Rp45.000 di konsumen menunjukkan rantai pasok tidak sehat.
PIHPS mencatat harga cabai rawit di Rp100.800/kg dan telur ayam di Rp28.400/kg, mencerminkan tekanan harga pangan yang dapat mempengaruhi inflasi volatile food.
Airlangga bertemu Deputi PM Rusia Denis Manturov membahas ekspor sawit, kopi, kakao ke Rusia dan EAEU. Perdagangan RI-Rusia naik 21,6% menjadi US$4,84 miliar di 2025, dengan FTA I-EAEU ditargetkan berlaku sebelum akhir 2026.
Kadin Indonesia menandatangani perjanjian kemitraan dengan UNCCIAS Senegal untuk memperkuat kerja sama investasi lintas sektor, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) tengah melakukan studi kelayakan investasi di negara tersebut.
Riset Ciptadana Sekuritas Asia 15/10/2026 merekomendasikan speculative buy ARTO (target Rp870), CPIN (target Rp3.190), MYOR (target Rp1.540), dan buy on weakness UNVR (target Rp1.715), sementara IHSG diprediksi bergerak terbatas di 5.887–6.129 dengan kecenderungan melemah di tengah net sell asing Rp1,1 triliun.
Perum BULOG mencetak rekor pengadaan beras 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026 (102,88% dari target pemerintah 4 juta ton), melampaui rekor 3,65 juta ton tahun 2012 dan realisasi 3.191.969 ton tahun 2025.
Indeks Bisnis-27 dan IHSG (turun 1,23% ke 6.130,19) ditutup melemah akibat kejatuhan 20 saham konstituen, dipimpin penurunan tajam INCO sebesar 10,68% ke Rp4.890, ASII turun 8,48%, dan AMRT melemah 8,11%.
IHSG tertekan 0,91% ke level 6.149,68 pada sesi I seiring pelemahan 396 saham, dipicu koreksi terdalam sektor perindustrian (-2,08%). Saham AMRT (-8,9%), ASII (-5,4%), dan MBMA (-4,4%) menjadi penekan utama dalam jajaran top losers LQ45.
IHSG anjlok 1,23% ke level 6.130,19 terbebani koreksi tajam saham big cap seperti INCO (-10,68%), ASII (-8,48%), dan AMRT (-8,11%). Sebanyak 461 saham ditutup melemah di tengah ketidakpastian negosiasi Iran-AS dan sentimen rebalancing indeks MSCI.
IHSG berpeluang mengalami technical rebound terbatas pada rentang 5.900-6.305 usai terkoreksi 8,35% dalam sepekan, didorong kondisi indikator RSI yang oversold serta sentimen damai AS-Iran. Analis Kiwoom dan BRI Danareksa merekomendasikan saham MBMA, ESSA, CPIN, dan INKP, sambil mengingatkan risiko pelemahan rupiah dan rebalancing MSCI.
Kinerja kuartal I-2026 emiten poultry tumbuh kuat dengan pendapatan CPIN naik 12,7%, JPFA 23,6%, dan MAIN 17% YoY berkat tingginya harga live bird dan DOC. Meski demikian, pelemahan rupiah menjadi ancaman bagi margin kuartal II-2026 karena bahan baku pakan impor menyumbang sekitar 50% biaya produksi.
Emiten perunggasan mencatat pertumbuhan pendapatan Q1-2026 dua digit, dipimpin JPFA (+23,6% YoY), MAIN (+17% YoY), dan CPIN (+12,7% YoY) berkat membaiknya harga ayam hidup dan DOC meski tertekan biaya pakan.
IHSG anjlok 3,54% ke level 6.094,94 tertekan asumsi RAPBN 2027 dan rencana kebijakan ekspor SDA satu pintu via BUMN yang memicu kejatuhan saham MEDC (-14,84%), DEWA (-11,64%), dan BRPT (-11,05%).
IHSG anjlok 3,54% ke level 6.094,94 dengan 700 saham memerah akibat sentimen asumsi makro RAPBN 2027 dan kebijakan ekspor komoditas SDA satu pintu via BUMN. Saham energi dan konglomerasi seperti MEDC, MBMA, DEWA, dan BRPT memimpin pelemahan dengan koreksi tajam di atas 11% hingga 14%.
IHSG anjlok signifikan 3,54% atau 223,55 poin ke level 6.094,94 dengan 663 saham melemah dan sektor energi anjlok paling dalam sebesar 6,91%. Saham MEDC (-14,84%), DEWA (-11,64%), dan BRPT (-11,05%) memimpin pelemahan sebagai top losers di indeks LQ45.
IHSG anjlok 2,76% ke level 6.144,35 pada Sesi I tertekan kejatuhan seluruh sektor, terutama barang baku (-6,49%) dan energi (-5,02%). Sebanyak 601 saham terkoreksi dengan BRPT (-12,50%), CUAN (-9,32%), dan MEDC (-9,03%) memimpin jajaran top losers di LQ45.
IHSG anjlok tajam 3,54% (-223,56 poin) ke level 6.094,94 dengan nilai transaksi mencapai Rp18,03 triliun dan 700 saham tercatat melemah. Tekanan jual masif ini dipimpin oleh saham-saham berkapitalisasi besar seperti ASII, BRMS, BYAN, dan MORA saat bursa Asia lainnya justru mayoritas menguat.
IHSG melemah 0,82% ke level 6.318,50 tertekan kekhawatiran kebijakan ekspor komoditas SDA satu pintu melalui BUMN untuk batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy yang diumumkan Presiden Prabowo. Saham komoditas swasta seperti BRPT (-10,18%), CUAN (-9,23%), dan BUMI (-6,99%) anjlok akibat potensi penurunan margin, meski emiten BUMN PTBA justru naik 6,42%.
IHSG nyaris datar (+0,02%) meski asing mencatat jual bersih Rp1,18 triliun. Kenaikan sektoral dan saham pilihan tertahan aksi jual besar pada bank besar serta TLKM.
IHSG berpotensi konsolidasi di kisaran 7.300–7.350; kenaikan terbatas meski indeks menguat 0,45%. Investor menanti keputusan FOMC dan BI, sementara sinyal teknikal cenderung melemah.
IHSG diperkirakan sideways; profit taking dan data ekonomi menjadi katalis, dengan pekan perdagangan hanya tiga hari. Rekomendasi trading: BBNI, CPIN, BBTN.
Bansos ayam dan telur berpotensi menyerap kelebihan pasokan unggas, mendukung CPIN dan JPFA mulai kuartal II-2024. Ramadan-Lebaran menambah katalis permintaan.