PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) bagikan dividen interim Rp10/saham senilai total Rp20 miliar atau 91,74% dari laba bersih semester I-2026 sebesar Rp21,8 miliar; recording date 20 Oktober 2026, dana mengalir awal November ke pemegang saham yang tercatat.
BUAH membukukan pertumbuhan kuat pada 2025 dan kuartal I/2026, menargetkan laba Rp80 miliar pada 2026 lewat ekspansi cabang. Target tetap bergantung pada daya beli dan keberhasilan ekspansi.
BUAH menargetkan pendapatan Rp2 triliun dan laba bersih Rp48 miliar pada 2024, ditopang ekspansi gudang dan cabang. Pelemahan rupiah berdampak terbatas, tetapi tetap menjadi risiko biaya.
BUAH mengusulkan dividen Rp23 per saham, naik dari Rp14; persetujuan RUPST belum pasti. Positif bagi sentimen pemegang saham, tanpa sinyal kuat soal kinerja operasional.