Pengendali WIFI, PT Investasi Sukses Bersama (Surge), menjual 1,42 miliar saham senilai Rp4,06 triliun pada 19 Oktober 2026, memangkas kepemilikannya dari 54,42% menjadi 27,76% melalui divestasi besar-besaran.
IHSG menguat 0,29% ke level 5.943 ditopang rebound saham teknologi dan properti seperti GOTO, WIFI, PANI, dan PWON di tengah total transaksi Rp8,81 triliun. Terdapat pula transaksi jumbo di pasar negosiasi senilai Rp1,12 triliun atas divestasi 33 juta saham BYAN oleh Low Tuck Kwong.
WIFI catat laba bersih H1-2026 naik 118% menjadi Rp496,8 miliar didorong ekspansi telekomunikasi (FWA 5G via TKP dan serat optik via WEAVE); di sisi lain Hashim mundur dari posisi Komisaris Utama; analis UOB Kay Hian (riset 8 Okt 2026) menilai fundamental solid dan valuasi menarik.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) resmi meluncurkan Internet Rakyat berkecepatan hingga 100 Mbps seharga Rp100.000/bulan dengan dukungan 550 site aktif di 82 kota/kabupaten. Acara peluncuran tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting termasuk Hashim Djojohadikusumo dan Wamen Fahri Hamzah.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya resmi meluncurkan layanan Internet Rakyat fixed broadband 100 Mbps seharga Rp100.000 dengan target akuisisi 5 juta pelanggan pada tahun ini.
PGAS mengantongi kontrak baru pasokan LNG Blok Masela dari INPEX, sementara WIFI dan IRSX berkolaborasi bersama TVRI untuk penayangan Piala Dunia 2026.