Pengendali ARKO (Aldo Henry Artoko dan Arya Pradana Setiadharma) membeli total 549 ribu saham senilai Rp1,2 miliar di harga Rp2.148, menunjukkan keyakinan insider. Sebelumnya ARKO juga mengakuisisi 99,9% saham Endorshine Energy Solutions, pemilik PLTS di Batam dan Bintan berkapasitas total 21,3 MWp, memperluas portofolio ke energi surya.
BEI menyematkan status UMA pada GTBO (+50%), STRK (+48,33%), TFCO (+93,37%), dan DAAZ (+51,50%) karena lonjakan harga tak wajar, serta ARKO akibat anjlok 50,54%. Pengumuman ini menjadi peringatan pengawasan bursa atas volatilitas ekstrem kelima saham tersebut.
CESS dorong PLTP Gunung Ungaran target 55 MW dengan konsep '55 MW+0' — listrik panas bumi dibarengi perlindungan sumber air, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya Candi Gedong Songo; PLN menegaskan pengeboran tidak di kawasan candi.
ARKO mendirikan PT Arkora Mentari Nusantara (AMN) bermodal Rp2,5 miliar melalui PT Arkora Tenaga Matahari pada 7 Okt 2026 dengan kepemilikan tidak langsung 99%, melanjutkan ekspansi pembangkit listrik setelah PHI dan AMP didirikan Juni 2025.
EPN memperluas portofolio energi terbarukan, termasuk geothermal 91,2 MW dan target kapasitas 156 MW pada 2024. Positif bagi diversifikasi UNTR, dengan eksekusi dan realisasi kapasitas sebagai risiko.
Laba ARKO turun 25,8% pada 2023 akibat pendapatan merosot 27,9%; liabilitas naik 31,4%. Tekanan kinerja dan ketergantungan pada PLN membebani prospek saham.
Saham EBT berpotensi menjadi diversifikasi jangka panjang, tetapi mayoritas terkoreksi pada awal pekan dan belum memiliki katalis kuat. Selektivitas penting di tengah arus keluar asing dan pasar lesu.
IHSG hồi nhẹ 0,02% nhưng độ rộng tiêu cực; HUMI tăng 30,99% amid kế hoạch cổ tức. Đà tăng tập trung ở cổ phiếu biến động mạnh, chưa xác nhận xu hướng thị trường.