IHSG turun 3,64% ke 4.996,61 dengan net foreign sell jumbo Rp1,72 triliun di seluruh pasar, namun asing memborong saham-saham tertentu terutama BBNI (Rp95,87 miliar), INDF (Rp71,78 miliar), dan saham tambang seperti EMAS, MEDC, ANTM, INCO.
World Gold Council dan BCG memproyeksikan potensi permintaan emas digital global mencapai US$700 miliar, yang dapat mendorong minat terhadap aset emas dan perusahaan terkait emas.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi ke 5.021-5.120 usai anjlok 11,57% ke 5.185 dan menembus level support 5.317. Di tengah tren pelemahan ini, strategi trading buy direkomendasikan untuk ASII (target Rp4.320-4.420) dan buy on weakness untuk INCO.
Antrean panjang BBM Pertalite terjadi di Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara akibat peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite subsidi, dengan stok BBM turun dari 18-20 hari menjadi 16-18 hari. Menteri ESDM Bahlil mengonfirmasi penurunan ketahanan stok dipicu pergeseran pola konsumsi masyarakat.
Anak usaha UNTR, PT Tuah Turangga Agung, terdampak karhutla di Kalimantan Tengah namun manajemen menyatakan dampak tidak material terhadap operasional, target produksi 2026, pendapatan, laba, maupun nilai aset, dan belum ada unplanned shutdown.
UNTR memimpin penggerak IHSG September 2026 dengan kenaikan 11,88% dan kontribusi 8,51 poin, diikuti AMMN (+4,16%, 7,59 poin) dan FORU yang melonjak 76,38% dengan kontribusi 5,34 poin.
Rupiah mendekati level Rp18.000 per USD akibat tekanan global, dan Bank Indonesia memastikan melakukan intervensi pasar untuk menahan pelemahan lebih lanjut.
Direktur United Tractors Ari Sutrisno memaparkan pemanfaatan AI pada operasional tambang perseroan, mulai dari pemantauan kondisi jalan otomatis hingga penekanan konsumsi bahan bakar dan peningkatan keselamatan kerja.
Konflik Timur Tengah eskalasi, harga minyak Brent bertahan di atas US$100/barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan. Sentimen positif untuk saham hulu migas dan energi, negatif untuk sektor transportasi dan petrokimia.
BEI soroti penurunan pendapatan bersih UNTR semester I-2026 menjadi Rp58,3 triliun (-15% yoy); penyebab utama penjualan setara emas PTAR anjlok setelah operasional dihentikan sementara hingga pertengahan Mei 2026, plus segmen alat berat dan batu bara termal/metalurgi tertekan alokasi RKAB 2026 yang lebih rendah.
IKN Kalimantan Timur ditetapkan menjadi tuan rumah 3rd Borneo Economic Forum 2027; tongkat estafet diserahkan dari Co-Chair Borneo Economic Community Arsjad Rasjid kepada Kepala OIKN Basuki Hadimuljono pada gala dinner BEF 2026 di Kuching, menegaskan posisi Nusantara sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru Borneo pada tahap kedua pembangunan 2025-2029.
IHSG terkoreksi 0,75% ke level 6.146,72 diiringi aksi jual bersih asing senilai Rp871,36 miliar di seluruh pasar. Tekanan jual asing paling besar tercatat pada saham BBCA sebesar Rp299,69 miliar dan GOTO senilai Rp147,37 miliar.
Enam emiten memasuki periode cum dividen pada Oktober 2026, dipimpin GEMS dengan yield 8,44% (Rp611,93/saham), AALI (Rp233/saham), UNTR (Rp430/saham), hingga ASII (Rp98/saham).
IHSG terkoreksi 1,22% ke level 6.130,19 diiringi net sell jumbo asing senilai Rp 1,6 triliun, meskipun saham JPFA dan FILM tetap diborong asing masing-masing Rp 264,97 miliar dan Rp 238,62 miliar.
OCBC Sekuritas merekomendasikan Buy MDKA dengan target harga Rp 4.000 didukung ekspansi segmen emas dan nikel MBMA, sementara laba bersih BRMS melesat 21% YoY menjadi US$ 18 juta di Q1-2026.
Aksi akumulasi saham oleh investor kawakan Lo Kheng Hong pada SIMP dan GJTL, diikuti oleh berbagai aksi korporasi dan akumulasi institusi lainnya, memberikan sinyal kepercayaan pasar di tengah volatilitas IHSG. Langkah ini mengindikasikan bahwa investor 'smart money' melihat valuasi saat ini sebagai titik masuk yang menarik untuk jangka panjang.
Lo Kheng Hong, konglomerat sukses dalam investasi saham, mengungkapkan bahwa menabung di bank dapat membuat seseorang miskin secara perlahan-lahan karena nilai uang semakin turun, dan ia lebih memilih berinvestasi saham, terutama di PT United Tractors Tbk (UNTR) yang pernah memberinya keuntungan besar
IHSG naik 0,93% ke 7.246,7, didukung net buy asing Rp526,62 miliar dan penguatan seluruh sektor. Aliran dana berotasi: ASII, BBNI, TPIA dibeli; BBRI dan BMRI dijual.
Bisnis-27 turun 0,52%, lebih lemah dari IHSG (-0,22%); pelemahan ASII dipengaruhi berakhirnya cum date dividen. Kenaikan BRIS, UNTR, dan BBNI membatasi tekanan.
EPN memperluas portofolio energi terbarukan, termasuk geothermal 91,2 MW dan target kapasitas 156 MW pada 2024. Positif bagi diversifikasi UNTR, dengan eksekusi dan realisasi kapasitas sebagai risiko.
IHSG turun 0,17% dengan saham melemah melampaui saham menguat; tekanan terkonsentrasi pada bank besar dan teknologi. Pertumbuhan ekonomi kuat belum mengimbangi kekhawatiran biaya pendanaan.
IHSG nyaris datar (+0,02%) meski asing mencatat jual bersih Rp1,18 triliun. Kenaikan sektoral dan saham pilihan tertahan aksi jual besar pada bank besar serta TLKM.
Pendapatan UNTR turun 7,1% dan laba bersih turun 15% pada kuartal I/2024, tertekan segmen alat berat dan batu bara serta biaya keuangan. Mayoritas analis masih merekomendasikan beli.
Pemulihan Martabe dan harga emas di atas USD4.000/ons berpotensi menopang laba UNTR mulai paruh kedua 2026. Risiko impairment dan pelemahan segmen lain tetap membayangi.
Dividen UNTR turun ke Rp2.270 per saham karena payout ratio kembali normal 40% setelah dividen spesial tahun lalu. Normalisasi harga batu bara menekan profitabilitas; perusahaan menjaga ruang belanja modal dan investasi.
Konglomerat Lo Kheng Hong mengungkapkan bahwa investasi saham di Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia bagi investor jangka panjang, dan dia sendiri telah sukses berinvestasi di saham PT United Tractors Tbk (UNTR)
IHSG naik 0,44%, tetapi asing net sell Rp1,77 triliun, terutama di saham bank besar. Penguatan ditopang mayoritas sektor, dipimpin barang baku dan energi.
Prospek ASII membaik mulai kuartal II berkat insentif hybrid, model baru, dan usulan dividen Rp421 per saham. Penjualan mobil Januari turun 26,1% YoY; prospek alat berat UNTR tertekan harga komoditas, meski volume tambang diproyeksi tumbuh.
IHSG turun 0,16% dengan 356 saham melemah; asing mencatat net sell Rp406,99 miliar, meski sepekan masih net buy Rp1,73 triliun. Tekanan jual terbesar pada TLKM, BBCA, dan BMRI.
Harga batubara naik 0,98% ke US$128,95/ton, didorong permintaan pembangkit China dan India. Sentimen positif jangka pendek bagi emiten batubara, tetapi keberlanjutan kenaikan belum pasti.
Penjualan Komatsu UNTR turun 33% hingga Februari, menekan prospek pendapatan alat berat dan pertambangan ASII yang menyumbang 40,6% pendapatan 2023. Dampak aktual terhadap kinerja kuartal I belum terkonfirmasi.
Lo Kheng Hong, investor saham Indonesia, mengatakan menyimpan uang di bank membuat investor miskin dan lebih memilih investasi saham karena menawarkan imbal hasil tertinggi, terutama di pasar saham Indonesia
UNTR mempertahankan target produksi batu bara 12 juta ton meski risiko La Niña; dampak positif terbatas karena kenaikan dari produksi 11,8 juta ton tergolong tipis.
IHSG naik tipis 0,16%, meski mayoritas saham turun; asing tetap net buy Rp372,91 miliar. Tekanan jual pada BBCA dan UNTR menunjukkan aliran dana selektif.
ASII menyiapkan capex Rp32 triliun pada 2024; sekitar 70% dialokasikan untuk penggantian alat berat UT Group. Angka lebih rendah dari Rp46 triliun pada 2023, tetapi tahun lalu mencakup investasi tambahan.
Penjualan Komatsu UNTR turun 33% secara tahunan hingga Februari, menekan prospek alat berat. Produksi batu bara PAMA naik 19%, memberi penyangga pada bisnis pertambangan.
Penjualan Komatsu UNTR turun 33% YoY hingga Februari, dengan penurunan bulanan 41%. Ketergantungan 68% pada sektor tambang menopang permintaan, tetapi pemulihan target tahunan 3.800 unit berisiko.
Ekspansi EBT dan insentif kendaraan listrik mendukung prospek sektor, tetapi monetisasi masih membutuhkan waktu. VKTR paling langsung diuntungkan; manufaktur menyumbang sekitar 95% pendapatannya pada 2023.
Investor saham Lo Kheng Hong menyatakan bahwa menyimpan uang di bank dapat membuat seseorang miskin dan lebih memilih investasi saham, seperti saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang memberinya keuntungan besar
IHSG turun 1,42% saat investor asing net sell Rp1,51 triliun, menandakan tekanan jual luas. BMRI dan saham lain dalam daftar tetap mencatat net buy asing, menunjukkan akumulasi selektif.
Lo Kheng Hong, dijuluki 'Warren Buffet' versi Indonesia, mengungkapkan bahwa menyimpan uang di bank bisa membuat miskin pelan-pelan dan lebih memilih berinvestasi saham, terutama di PT United Tractors Tbk (UNTR) yang pernah memberinya keuntungan besar