Pembalap binaan PT Astra Honda Motor, M. Kiandra Ramadhipa, menutup musim FIM Moto3 Junior 2026 di peringkat 5 klasemen dengan 146 poin dan meraih podium kedua di race 2 Misano serta pole position pertama bagi pembalap Indonesia di sirkuit tersebut.
Pemerintah RI mendorong percepatan ratifikasi IEU-CEPA agar berlaku awal 2027, dengan potensi peningkatan ekspor hingga US$10,9 miliar. Komoditas unggulan meliputi kelapa sawit, kendaraan bermotor, kopi, kakao, karet, besi baja, kayu olahan, dan perikanan.
UMKM binaan Astra International (ASII) membukukan potensi transaksi Rp 104,9 miliar di Trade Expo Indonesia 2026, terdiri dari Rp 103,14 miliar ekspor dan Rp 1,76 miliar kerja sama ritel domestik melalui 12 MoU dan 19 LoI.
PMI-BI triwulan III 2026 naik ke 52,28% dari 51,43% di triwulan sebelumnya, menunjukkan industri pengolahan tetap ekspansi dengan sub-sektor tertinggi pada barang galian bukan logam (55,79%) dan makanan-minuman (55,03%). Triwulan IV 2026 diprakirakan meningkat lagi ke 52,37%.
OJK tengah mengkaji dampak usulan MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market terhadap stabilitas keuangan, dengan potensi pembahasan di KSSK jika dampaknya serius. Meski demikian, OJK menyatakan perbankan masih solid dengan CAR 24,10%, NPL bruto 2,11%, dan kredit tumbuh 13,65% YoY per Agustus 2026.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi ke 5.021-5.120 usai anjlok 11,57% ke 5.185 dan menembus level support 5.317. Di tengah tren pelemahan ini, strategi trading buy direkomendasikan untuk ASII (target Rp4.320-4.420) dan buy on weakness untuk INCO.
Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo menegaskan integrasi filosofi Catur Dharma dalam praktik keberlanjutan dan investasi grup yang menaungi hampir 200 ribu karyawan di 300 perusahaan jelang usia ke-70 tahun pada 2027.
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, meraih kemenangan perdana di Thailand Talent Cup 2026 seri kelima di Chang International Circuit dengan selisih waktu 0,217 detik. Rekan setimnya, Abimanyu Bintang Fermadi, finis di urutan ketujuh dengan mengantongi sembilan poin.
MSCI memperingatkan pasar saham Indonesia berisiko diturunkan kelas dari Frontier Market ke Standalone Market — setara status pasar seperti Zimbabwe — akibat rendahnya partisipasi asing dan likuiditas yang menyusut.
MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market langsung ke Standalone Market (bukan Frontier), karena masalah transparansi kepemilikan, dugaan perdagangan terkoordinasi, dan lemahnya penegakan hukum. Analis Mirae Asset menilai dampaknya sangat signifikan terhadap aliran dana asing, likuiditas, dan volatilitas IHSG terutama pada saham berkapitalisasi besar dengan kepemilikan asing tinggi.
Astra mengumumkan 10 finalis SATU Indonesia Awards 2026 edisi ke-17, dengan 19.155 pendaftar dari seluruh Indonesia dalam lima bidang: Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi, sebagai bagian perayaan HUT ke-70 Astra.
Bos Toyota (TMMIN) Nandi Julyanto menanggapi penjualan mobil Eropa yang sangat kecil di Indonesia (Audi 2 unit, Volvo 5 unit, Scania 6 unit pada September 2026), menyebut ini bukan fenomena baru karena merek Eropa bermain di segmen premium. Nandi juga menekankan pentingnya kompetisi yang fair dan kepastian berusaha agar investor tidak keluar dari Indonesia.
PT Astra International Tbk menghadirkan 30 peserta UMKM dari Desa Sejahtera Astra dan binaan Yayasan Astra di Trade Expo Indonesia 2026 (14-18 Oktober 2026) untuk mendorong ekspor produk lokal seperti kopi, teh, kakao, dan olahan pangan.
Toyota Glanza terbaru meluncur di India mulai Rp130-an juta dengan konsumsi BBM 24,7 km/liter dan fitur ADAS Level 2. Produk ini khusus pasar India dan belum ada rencana masuk Indonesia.
MSCI mengusulkan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, yang berpotensi memicu arus keluar dana asing besar-besaran karena Indonesia akan keluar dari indeks MSCI Emerging Market yang menjadi acuan banyak fund global.
MSCI mengancam menurunkan kelas Turki dari emerging market ke frontier lebih dulu sebelum keputusan terkait status pasar Indonesia, menandakan tekanan penilaian indeks global terhadap pasar berkembang termasuk RI.
MSCI membuka konsultasi perubahan klasifikasi pasar Indonesia, memicu aksi jual masif hingga IHSG anjlok sekitar 11 persen. Ketidakpastian status klasifikasi berpotensi memicu aliran dana asing keluar dari pasar saham Indonesia.
Review indeks MSCI memicu potensi anjloknya IHSG hingga 11%, memaksa OJK dan BEI menyiapkan langkah antisipasi seperti yang diungkap Wakil Ketua DPR-RI Dasco Marzafri.
MSCI disebut membuat bingung pasar meski baru melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia di Bangkok, sinyal kebijakan/review indeks yang dinilai tidak konsisten dengan komunikasi pihak berwenang Indonesia.
MSCI mengusulkan perubahan klasifikasi Indonesia terkait status Standalone Market (separate emerging market), dan OJK menyatakan terus melakukan pembenahan regulasi untuk merespons hal tersebut. Isu ini menentukan aliran dana asing pasif ke bursa Indonesia.
IHSG anjlok 8,01% saat pembukaan perdagangan sehingga BEI mengaktifkan mekanisme trading halt (penghentian sementara) selama 30 menit, menandakan tekanan jual ekstrem di pasar saham Indonesia.
IHSG dilaporkan anjlok 11% dan kurs Rupiah menembus level Rp 18.000 per USD — pelemahan tajam yang menandakan tekanan berat pada pasar saham dan mata uang domestik.
IHSG ditutup menguat 1% dalam satu sesi perdagangan, dengan artikel ini menyoroti 5 saham yang berpotensi menjadi pilihan investor pada hari berikutnya.
Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menguasai 60,3% pangsa ekspor mobil CBU nasional dengan 223.696 unit hingga Q3 2026, tumbuh 2,5% YoY. Ekspor kendaraan hybrid tumbuh 64% mencapai 25.752 unit, dan perusahaan berencana memulai ekspor rakitan baterai HEV di H2 2026.
Riset Ciptadana Sekuritas Asia 15/10/2026 merekomendasikan speculative buy ARTO (target Rp870), CPIN (target Rp3.190), MYOR (target Rp1.540), dan buy on weakness UNVR (target Rp1.715), sementara IHSG diprediksi bergerak terbatas di 5.887–6.129 dengan kecenderungan melemah di tengah net sell asing Rp1,1 triliun.
Toyota TMMIN membidik ekspor ke Amerika Latin dan menjajaki ekspor suku cadang ke Meksiko untuk mengompensasi penurunan ekspor ke Timur Tengah akibat konflik. Ekspor Toyota Indonesia tumbuh 2,5% meski ekspor nasional turun 10%, dengan target lebih dari 300 ribu unit pada 2026 dan kontribusi 60% terhadap ekspor CBU nasional.
IHSG ditutup menghijau dengan net buy investor asing terhadap 10 saham tertentu, menandakan arus dana masuk (inflow) ke bursa; namun tidak ada rincian nama saham atau nilai beli dalam artikel sehingga analisis terbatas.
IHSG melemah sekitar 1 persen pada perdagangan pagi ini dengan tekanan berasal dari sejumlah saham kapitalisasi besar (big cap) yang menjadi beban utama penurunan indeks.
PT Astra International Tbk (ASII) menampilkan produk binaan dari 30 peserta Desa Sejahtera Astra dan Yayasan Astra-YDBA di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 guna mendorong penetrasi ekspor komoditas UMKM lokal seperti kopi dan teh.
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto memberi sinyal potensi kehadiran Toyota Avanza Hybrid untuk memperluas pasar ekspor ke wilayah seperti Amerika Latin. Kendati tanggal rilis belum dipastikan dan hanya disebut 'soon', segmen hybrid dinilai sangat potensial bagi pasar yang belum memiliki infrastruktur EV memadai.
IHSG turun 0,17% ke level 5.925,98 pada 13/10/2026, namun asing mencatatkan net buy Rp561,60 miliar dengan ASII (Rp44,73 miliar), TINS (Rp35,28 miliar), dan BRMS (Rp34,45 miliar) sebagai saham paling banyak diborong asing.
Investor asing mencatat net sell Rp1,16 triliun pada perdagangan di mana IHSG justru menguat, menandakan tekanan jual asing berlanjut meski pasar domestik bertahan.
IHSG melesat naik 1% pada perdagangan terkini, meskipun artikel tidak memuat detail penyebab spesifik kenaikan tersebut sehingga analisis fundamental terbatas.
IHSG anjlok 2,59% ke level 5.975,78 dengan 602 saham terkoreksi, namun investor asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp128,89 miliar. Saham GOTO (Rp134,35 miliar), BBRI (Rp80,31 miliar), dan ASII (Rp78,32 miliar) menjadi incaran utama beli bersih asing di tengah tekanan jual pasar.
BYD Atto 1 menggeser posisi Toyota Avanza dan Kijang Innova sebagai mobil terlaris di Indonesia per September 2026, di tengah gangguan geopolitik yang melumpuhkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh.
Kadin bidik investasi Rp 2.300 triliun saat ekonomi RI dibayangi tekanan — target agresif tapi konten kosong, tanpa detail sektor/mechanisme, efek pasar terbatas.
ASII berencana menggelar voluntary tender offer atas 4,95% saham AUTO di harga Rp3.600 per saham dengan estimasi nilai Rp858 miliar untuk menaikkan kepemilikan menjadi 84,947%. Aksi korporasi ini didanai kas internal dengan tetap berkomitmen menjaga ketentuan batas minimum free float 15%.
ASII resmi mengantongi pernyataan efektif dari OJK untuk menggelar tender offer sukarela sebanyak-banyaknya 238,44 juta saham (4,947%) AUTO pada harga penawaran Rp3.600 per saham dengan nilai total mencapai Rp858,38 miliar.
IHSG terperosok 1,93% ke level 5.975,78 pada sesi I akibat tekanan jual sektor infrastruktur (-6,70%) dan energi (-3,65%) serta net foreign sell senilai Rp166,22 miliar. Tekanan jual asing terbesar melanda saham BUMI sebesar Rp44,40 miliar dan BBCA senilai Rp38,65 miliar, meskipun saham GOTO masih diborong asing Rp133,02 miliar.
ASII menggelar penawaran tender sukarela atas 238.442.293 saham (4,947%) AUTO di harga Rp3.600 per saham, yang berpotensi meningkatkan kepemilikannya dari 80% menjadi 84,947%.
IHSG ditutup naik 1,04% ke 6.093,76 Jumat (9/10/2026), menguat 0,94% sepekan; 10 saham penopang utama dipimpin MORA (+11,88%, 9,24 poin) dan ASII (+4,10%, 7,71 poin), di tengah net sell asing Rp2,54 triliun.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyiapkan dua agenda akad massal KPR FLPP pada Desember, mencakup 71 ribu unit di Jawa Timur dan minimal 30 ribu unit di Bekasi guna mengejar target 350 ribu rumah subsidi.
Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham SMIL, HRTA, ASII, PTBA, MAPI, AADI, BRMS, dan BMRI seiring proyeksi IHSG yang berpeluang melanjutkan penguatan dan bertahan di zona positif.
PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim sebesar Rp98 per saham dengan total nilai mencapai Rp3,89 triliun (yield 2,1%). Pembagian dividen ini dijadwalkan cair pada 30 Oktober didukung oleh perolehan laba bersih semester I sebesar Rp12,53 triliun.
Enam emiten memasuki periode cum dividen pada Oktober 2026, dipimpin GEMS dengan yield 8,44% (Rp611,93/saham), AALI (Rp233/saham), UNTR (Rp430/saham), hingga ASII (Rp98/saham).
IHSG tercatat melemah 3,28% dalam sepekan di tengah lonjakan imbal hasil obligasi AS hingga 5,3%, namun tim analis Bareksa memproyeksikan potensi penguatan dengan merekomendasikan saham PTBA, MAPI, AADI, SMIL, HRTA, dan ASII.
Investor asing mencatatkan net sell Rp976,66 miliar pada sesi I pasca peninjauan klasifikasi MSCI, memicu IHSG anjlok 1,62% ke 6.002,20 dengan tekanan jual terbesar pada BBRI dan TPIA, meski BREN dibeli Rp107,79 miliar.
Aksi buyback masif oleh emiten blue-chip mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan di tengah valuasi yang menarik. Langkah ini berpotensi memberikan support harga jangka pendek dan meningkatkan kepercayaan investor ritel.