Kemenkes mencatat 277.075 kasus ISPA kumulatif per 12 Oktober 2026 di tujuh provinsi terdampak karhutla, dengan 22,5% (62.400 kasus) pada anak usia 0-5 tahun, serta mobilisasi 2.106 tenaga medis dan distribusi lebih dari 2,8 juta masker.
BPJS Kesehatan membantah isu gagal bayar klaim rumah sakit dan menyatakan tambahan anggaran Rp20 triliun dari pemerintah akan digunakan untuk menutup cash flow gap Dana Jaminan Sosial (DJS) sebesar Rp14 triliun, dengan rata-rata pembayaran klaim 2025 tercatat 13,6 hari kalender.
Siloam International Hospitals (SILO) bermitra strategis dengan Fujifilm untuk mengadopsi solusi AI klinis, mendirikan Endoscopy Training Center, serta memperkuat penanganan tuberkulosis.
Divestasi 10,4% saham SILO senilai Rp3,85 triliun mendukung sentimen LPKR; rekomendasi trading buy dengan target Rp97–Rp102. SILO direkomendasikan wait and see, sementara volume LPKR melemah.
Pendapatan empat emiten rumah sakit tumbuh dua digit; HEAL dan MIKA catat kenaikan laba kuat. SILO tertekan pencadangan aset, sementara SRAJ kembali laba tipis.
SILO mencatat pertumbuhan pendapatan 14,4% dan laba bersih 29,7% pada Q1 2024, ditopang kenaikan volume pasien. Prospek operasional positif, tetapi dampak pasar terutama terbatas pada saham dan sektor kesehatan.
Laba bersih SILO naik 73,91% dan pendapatan 17,57% pada 2023; margin kotor menguat. Ekspansi layanan kompleks mendukung prospek, dengan risiko biaya dan liabilitas meningkat.
IHSG naik 0,4%, ditopang infrastruktur dan industri; teknologi dan kesehatan melemah. Pemangkasan OPEC berpotensi menopang harga minyak, tetapi menambah risiko inflasi dan tekanan biaya.