PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) memperkuat perannya dalam modernisasi layanan kesehatan nasional dengan menghadirkan teknologi robotik bedah lutut serta alat pemetaan saraf otak di tengah tantangan tingginya ketergantungan impor alkes.
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) memperluas portofolio alkes dengan menghadirkan teknologi robotik untuk bedah sendi lutut serta perangkat pemetaan saraf otak guna mendorong modernisasi layanan medis nasional.
Penjualan IRRA naik 51% yoy menjadi Rp147 miliar pada Q1 2024, laba bersih Rp1,5 miliar. Prospek ditopang ekspansi kemitraan dan proyek kesehatan, tetapi eksekusi target tetap perlu dicermati.
IRRA menahan dividen; laba 2023 turun tajam dan auditor menyebut pengecualian yang dapat mengubah laba menjadi rugi. Risiko kualitas laporan keuangan membayangi saham.