IHSG anjlok 3,64% ke 4.996,61 dengan net sell asing Rp2,28 triliun; BEI akan mengeluarkan 83 saham HSC (bobot ~18% IHSG, kapitalisasi Rp3.076,5 triliun) dari perhitungan indeks setelah pertemuan dengan MSCI. DMAS menaikkan target marketing sales 41,83% menjadi Rp2,95 triliun didorong permintaan data center.
IHSG masih terkoreksi 3,53% ke level 5.002,28 namun memangkas pelemahan dari -5% di akhir Sesi I berkat kabar Danantara akan masuk membeli saham BUMN yang jatuh dalam. Saham penopang pemulihan antara lain BSIM, BMRI, AADI, PTBA, DSSA, sementara BBCA, BBRI, BYAN, TLKM, AMMN masih jadi pemberat.
IHSG ditutup melemah signifikan 3,64% ke level 4.996 (-188,50 poin) dengan nilai transaksi Rp19,52 triliun, sementara TMPO (+28,03%), PNSE (+25%), TIFA (+25%), TRUK (+24,84%), dan BSIM (+24,83%) memimpin daftar top gainer.
IHSG anjlok 3,64% ke 4.996,61 akibat sentimen lanjutan reklasifikasi MSCI, pelemahan hari ketiga berturut-turut; BEI menurunkan batas auto rejection menjadi 7% dan OJK menjatuhkan denda Rp2,1 triliun terkait praktik perdagangan terkoordinasi.