PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp500 miliar dengan kupon 8,95% untuk Seri A (tenor 5 tahun) dan 9,30% untuk Seri B (tenor 7 tahun) berperingkat AAidn dari Fitch Ratings. Emisi ini memperkuat struktur permodalan BBKP di tengah kinerja yang berbalik mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp19,02 miliar per Juni 2026.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie dan Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae membantah wacana akuisisi PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) oleh induk koperasi yang sempat diutarakan Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Manajemen menegaskan bahwa KB Kookmin Bank tetap memegang kendali penuh sebagai pemegang saham pengendali tanpa adanya pembicaraan perubahan struktur kepemilikan.
KB Bank (BBKP) memangkas 662 karyawan menjadi 2.265 orang dan menutup 21 KCP per Q1-2026 demi transformasi IT, bersamaan dengan mundurnya Direktur Retail Robby Mondong dan Direktur Kepatuhan Dodi Widjajanto.
KB Bank (BBKP) melanjutkan kerja sama vendor financing dengan anak usaha PT INKA, PT IMS, guna menyediakan fasilitas pembiayaan seperti SKBDN, KMK, dan garansi bank untuk proyek perkeretaapian hingga bus listrik.
TPIA masuk MSCI Global Standard, berpotensi menarik arus dana pasif; TOWR dan SMGR turun ke Small Cap, berisiko tertekan. Dampak jangka pendek cenderung positif bagi saham yang masuk indeks, negatif bagi yang terdepak.
KB Bank menerima pinjaman jangka panjang sebesar US$300 juta dari Korea Development Bank untuk memperkuat pendanaan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan, terutama untuk segmen UMKM dan ritel
Ekspansi tarik tunai KBstar ke 21.717 gerai Indomaret memperluas akses nasabah KB Bank. Dampak bisnis positif, tetapi terbatas tanpa data adopsi atau pendapatan.
Rebranding KB Bank memperkuat identitas BBKP sebagai bagian KBFG, tanpa mengubah entitas legal. Dampak pasar terbatas; pertumbuhan tetap bergantung pada eksekusi transformasi dan kinerja bisnis.
Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) menghimpun dana sebesar Rp11,99 triliun dari aksi rights issue dan akan digunakan untuk tambahan investasi perusahaan anak dan ekspansi kredit baru