Riset Ciptadana Sekuritas Asia 15/10/2026 merekomendasikan speculative buy ARTO (target Rp870), CPIN (target Rp3.190), MYOR (target Rp1.540), dan buy on weakness UNVR (target Rp1.715), sementara IHSG diprediksi bergerak terbatas di 5.887–6.129 dengan kecenderungan melemah di tengah net sell asing Rp1,1 triliun.
PT Bank Jago Tbk (ARTO) bersama Indonesia Mengajar mengirimkan empat pengajar muda sebagai fasilitator kesehatan finansial ke Kabupaten Sabu Raijua, NTT. Program ini berfokus pada edukasi perencanaan anggaran rumah tangga, pengenalan produk perbankan aman, serta proteksi dari pinjaman ilegal bagi masyarakat wilayah 3T.
Kenaikan BI Rate menjadi 5,50% memicu potensi peningkatan biaya dana (Cost of Funds) dan perebutan DPK pada bank digital seperti Bank Jago (ARTO) dan Bank Raya (AGRO). Meskipun likuiditas dinilai OJK masih normal, penyesuaian suku bunga deposito berisiko menekan margin perbankan digital.
IHSG turun 0,22% saat asing net sell Rp769,61 miliar; ASII anjlok 9,75%. Net buy TPIA, BBCA, TLKM belum mengimbangi tekanan jual dan pelemahan delapan sektor.
Prospek kolaborasi GOTO–ARTO, pertumbuhan fintech, dan penurunan biaya mendukung sentimen positif; Bahana mempertahankan rekomendasi beli GOTO dengan target Rp90. Risiko utama: GTV di bawah estimasi dan biaya lebih tinggi.
IHSG naik 1,14% ke 7.329,80; sektor teknologi memimpin penguatan 5,31%. Kenaikan saham relatif merata, tetapi volume Rp9,56 triliun menunjukkan konfirmasi terbatas.