Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya
RUPSLB Bank Raya (AGRO) menyetujui perubahan Anggaran Dasar serta menunjuk mantan SVP BBRI Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis baru perseroan.
PT Bank Raya Indonesia Tbk
Harga Terakhir
112
Perubahan
-2 (-1.75%)
Lot
72.62K
Val
813.38M
Avg Val (20H)
891.15M
Penanda ▲/▼ = hari dengan berita bullish/bearish dominan (angka = jumlah berita). Klik chart pada tanggal itu untuk menyorot beritanya.
RUPSLB Bank Raya (AGRO) menyetujui perubahan Anggaran Dasar serta menunjuk mantan SVP BBRI Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis baru perseroan.
Kenaikan BI Rate menjadi 5,50% memicu potensi peningkatan biaya dana (Cost of Funds) dan perebutan DPK pada bank digital seperti Bank Jago (ARTO) dan Bank Raya (AGRO). Meskipun likuiditas dinilai OJK masih normal, penyesuaian suku bunga deposito berisiko menekan margin perbankan digital.
Kinerja BUMN kuartal I 2024 terbelah: PTPP, AGRO, dan ELSA mencatat pertumbuhan laba, sementara PGEO, ANTM, dan TINS melemah. Pergerakan saham juga beragam; artikel belum memberi rincian pembagian dividen.
PTPP dan AGRO mencatat pertumbuhan laba tiga digit, tetapi laba absolut PTPP tetap kecil. BMRI dan BBRI tumbuh tipis, menandakan kinerja emiten BUMN beragam.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menyetujui penambahan direksi dan komisaris baru, termasuk Muhamad Sidik Heruwibowo sebagai Komisaris Utama
GOTO naik 1,49% harian, tetapi turun 4,23% sepekan dan 38,18% setahun; laba per saham masih negatif. Judul menyebut KAEF dan AGRO ikut menguat, tanpa rincian kinerja.
IHSG turun tipis 0,02% ke 7.337,12; saham melemah lebih banyak daripada menguat. Sesi II diproyeksi konsolidasi di 7.330–7.375.