Baru Seumur Jagung, Dua Emiten Ini Sudah Dipelototin Bursa
Saham SOLA dan CYBR dimasukkan dalam radar pantauan unusual market activity (UMA) oleh Bursa Efek Indonesia, dengan SOLA terjun bebas 45,95% dan CYBR naik 41,50% dalam sebulan terakhir
PT Xolare RCR Energy TBK
Harga Terakhir
79
Perubahan
+20 (+33.90%)
Lot
912.91K
Val
7.21B
Avg Val (20H)
684.28M
Penanda ▲/▼ = hari dengan berita bullish/bearish dominan (angka = jumlah berita). Klik chart pada tanggal itu untuk menyorot beritanya.
Saham SOLA dan CYBR dimasukkan dalam radar pantauan unusual market activity (UMA) oleh Bursa Efek Indonesia, dengan SOLA terjun bebas 45,95% dan CYBR naik 41,50% dalam sebulan terakhir
SOLA menuntaskan proyek PLTS Rp25,53 miliar, mendukung pendapatan dan rekam jejak bisnis EBT. Dampak bagi ANTM positif terbatas melalui potensi penghematan energi di tambang Gag.
SOLA menuntaskan proyek PLTS Rp25,53 miliar untuk tambang Gag Nikel; katalis positif, tetapi dampak ke pendapatan belum terukur.
SOLA naik 34,5% saat debut IPO; dana diarahkan ke ekspansi bisnis aspal dan pabrik. Prospek ditopang pembangunan infrastruktur, dengan risiko eksekusi ekspansi.
Ekspansi pabrik dan target laba Rp30 miliar berpotensi mendukung prospek SOLA; realisasi bergantung pada eksekusi dan permintaan aspal.
PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) akan melantai di bursa melalui IPO dan menggunakan dana segar untuk ekspansi bisnis ke energi baru terbarukan (EBT)
PT Xolare RCR Energy Tbk. (SOLA) melakukan IPO dengan menawarkan 656.250.000 saham di harga Rp 100 - Rp 110 per saham, dan dana segar yang diperoleh akan digunakan untuk peningkatan modal di entitas anak dan modal kerja Perseroan