IHSG sesi I anjlok 5,05% (261,85 poin) ke 4.923,26 dengan 782 saham melemah; seluruh sektor merah, dipimpin bahan baku (-6,35%), infrastruktur (-5,50%), dan energi (-5,48%). Volume transaksi 15,90 miliar saham senilai Rp10,01 triliun.
IHSG ditutup melemah signifikan 3,64% ke level 4.996 (-188,50 poin) dengan nilai transaksi Rp19,52 triliun, sementara TMPO (+28,03%), PNSE (+25%), TIFA (+25%), TRUK (+24,84%), dan BSIM (+24,83%) memimpin daftar top gainer.
IHSG anjlok 3,64% ke 4.996,61 akibat sentimen lanjutan reklasifikasi MSCI, pelemahan hari ketiga berturut-turut; BEI menurunkan batas auto rejection menjadi 7% dan OJK menjatuhkan denda Rp2,1 triliun terkait praktik perdagangan terkoordinasi.