Ketua APPBI Alphonzus Widjaja memproyeksikan industri ritel modern akan mendapat momentum penjualan kuat pada Q4 2026 hingga Q1 2027, didorong rangkaian Natal, Tahun Baru, kenaikan UMP, Imlek, Ramadan, THR, Idulfitri, dan bonus kinerja perusahaan.
HIPPINDO menilai kewajiban sertifikat halal untuk produk nonmakanan (sepatu, dompet, ikat pinggang, tisu) yang berlaku 18 Oktober berpotensi memperlambat ekspansi ritel dan menghambat pembukaan gerai baru. Ketua Umum HIPPINDO Budiharjo Iduansjah menyatakan kebijakan ini akan 'mengerem ekonomi'.
Hippindo membagikan 4.100 barcode SKU berstandar internasional kepada UMKM dalam TEI 2026 untuk mempermudah akses produk ke ritel modern, mendukung pertumbuhan sektor ritel dan peluang ekspor UMKM.
Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengungkapkan penjualan fesyen di pusat perbelanjaan mengalami tekanan di periode low season paruh kedua 2026, karena Ramadan/Idulfitri yang lebih awal di Q1 memperpanjang jarak ke momentum belanja besar berikutnya meski kunjungan mal relatif stabil.
Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengungkapkan fenomena 'Rojali' (rombongan jarang beli) masih berlanjut di Q3-2026, di mana kunjungan mal stabil namun transaksi belanja tidak meningkat seiring, diperparah low season pasca-Ramadan yang lebih panjang karena Idulfitri jatuh di Q1 2026.
Artikel mengulas sejarah Matahari Department Store yang bermula dari toko Mickey Mouse milik Hari Darmawan di Pasar Baru pada 1960 dan akuisisi toko De Zion pada 1968 sebelum akhirnya jatuh ke tangan Keluarga Riady.
Prospek LPPF melemah: penjualan diproyeksi turun 4,7% pada 2024 dan 6,1% pada 2025, dengan persaingan serta tekanan margin. Laba kuartal I naik tajam, tetapi SSSG turun 2,4%.
Hari Darmawan membangun Matahari sebagai salah satu 'raja' ritel pakaian di Indonesia, sementara Paulus Tumewu mengembangkan Ramayana sebagai saingannya
Ramadan–Lebaran diperkirakan mengangkat penjualan ritel secara musiman. ACES dan MAPI lebih tahan; RALS dan LPPF tetap rentan terhadap inflasi pangan dan daya beli.
Ramadan-Lebaran berpotensi mengangkat penjualan ritel; emiten segmen menengah atas lebih resilien, sementara daya beli menengah bawah tertekan inflasi pangan.
Yield tinggi ASII, LPPF, PJAA, PTBA, dan ITMG menarik bagi investor pencari dividen; total dividen diperkirakan lebih rendah dari tahun lalu. Fundamental ASII dinilai solid, sementara utang LPPF menjadi risiko.
Laba bersih Matahari Department Store (LPPF) turun 51,17% menjadi Rp675,36 miliar di 2023, dengan laba persaham dasar terpangkas menjadi Rp298 per saham
Capex LPPF turun menjadi Rp300 miliar, dengan ekspansi selektif dan fokus renovasi serta teknologi. Disiplin belanja menopang efisiensi, tetapi sinyal ekspansi konservatif membatasi prospek pertumbuhan.
Matahari Department Store awalnya adalah toko baju bernama Micky Mouse di Pasar Baru yang didirikan oleh Hari Darmawan pada tahun 1960 dan kemudian mengakuisisi De Zion dengan pinjaman US$ 200 juta dari Citibank
Hari Darmawan, pendiri Matahari Department Store, menerima pinjaman Rp 1,6 triliun dari James Riady dengan bunga rendah, namun hal ini menyebabkan masalah yang tidak terduga