Laju Emiten Sektor Otomotif Lambat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Suku bunga tinggi, penjualan mobil lemah, dan kredit ketat menekan prospek otomotif; risiko pelemahan berlanjut pada semester II 2024.
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk
Harga Terakhir
745
Perubahan
-10 (-1.32%)
Lot
371
Val
27.64M
Avg Val (20H)
145.46M
Penanda ▲/▼ = hari dengan berita bullish/bearish dominan (angka = jumlah berita). Klik chart pada tanggal itu untuk menyorot beritanya.
Suku bunga tinggi, penjualan mobil lemah, dan kredit ketat menekan prospek otomotif; risiko pelemahan berlanjut pada semester II 2024.
Ekspansi GIIAS 2024 dan partisipasi 50 merek memperkuat eksposur industri otomotif, tetapi belum membuktikan kenaikan penjualan. Dampak pasar cenderung terbatas.
Laba bersih IMAS anjlok 91,78% YoY; pendapatan stagnan dan kas menyusut. Tekanan profitabilitas membebani prospek saham.
IHSG berpeluang pulih didukung katalis global, meski pelemahan teknologi dan keuangan membatasi kenaikan. Rekomendasi trading: IMAS, MTDL, BBTN.
Insentif PPN mobil listrik 2024 berpotensi mendukung ASII, IMAS, dan VKTR. Dampak terbatas syarat TKDN, masa berlaku singkat, dan eksekusi penjualan.
Kemitraan Salim–Bakrie meluas, terbaru lewat usaha patungan VKTR dan anak usaha IMAS. Potensi sinergi positif, tetapi nilai dan dampak finansial belum jelas.