BEI mensuspensi saham BIKE (PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi) setelah mengalami kenaikan ekstrem 595% YTD dan 370% dalam sebulan terakhir, dengan harga terakhir Rp5.150 (naik 22,62% sebelum suspensi). Suspensi dilakukan sebagai cooling down untuk perlindungan investor.
Saham BIKE memimpin jajaran top gainers sepekan dengan lonjakan hingga 96% dipicu rencana akuisisi tambang batu bara di Kaltim, disusul TFCO yang naik signifikan hingga disuspensi dua kali di tengah pelemahan IHSG.
IHSG dibuka menguat 0,24% ke 5.940 dengan 312 saham hijau, sempat turun ke 5.906 lalu lanjut naik ke 5.968,75. ARTA dan BIKE menghuni top gainers, mayoritas sektor menguat kecuali konsumer siklikal dan kesehatan.
IHSG anjlok 0,75 persen ke level 5.891 dan tertahan di bawah level psikologis 6.000, dengan 351 saham melemah dan seluruh sektor kompak berada di zona merah.
Saham BIKE melesat ke batas ARA di level Rp2.670 (+24,77%) setelah resmi mengakuisisi 45% saham tambang batu bara PT Sumber Bara Abadi di Kutai Kartanegara. Melalui konsesi seluas 4.909 ha dengan cadangan 86 juta metrik ton, perseroan membidik potensi pendapatan hingga US$84 juta (Rp1,5 triliun) per tahun.
BIKE melalui anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi, mengakuisisi 45% saham PT Sumber Bara Abadi dengan cadangan batu bara 86 juta ton di Kutai Kertanegara. Perseroan membidik rata-rata produksi 2 juta ton per tahun dengan potensi pendapatan mencapai USD84 juta.
IHSG dibuka menguat 0,13% ke level 6.039 dan melanjutkan ke +0,24% (6.045) pada Jumat (9/10/2026) dengan 224 saham menguat, 166 melemah, 573 stagnan; transaksi awal Rp248 miliar dengan volume 2,9 miliar saham, LQ45 +0,36% ke 595; top gainers dipimpin ARII +17,26%, AHAP +16,67%, dan BIKE +14,67%.
BIKE melalui anak usaha PNE mengakuisisi 72% saham PT Berau Usaha Mandiri, tambang batubara 500 hektare di Tanjung Redeb, Berau; cadangan terbukti 22 juta metrik ton dengan target produksi 1,5-2,5 juta metrik ton per tahun.
PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) resmi mengakuisisi 72% saham mayoritas PT Berau Usaha Mandiri (BUM), perusahaan tambang batu bara di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, lewat anak usaha PT Prambanan Nusantara Energi (PNE); area tambang sekitar 500 ha (400 ha terekplorasi) dengan cadangan terbukti 22 juta ton batu bara dan target produksi 1,5-2,5 juta ton per tahun, diumumkan Jumat (9/10/2026).
Penjualan BIKE naik 90,54% pada 2023, tetapi laba bersih turun 9,22% akibat beban pokok melonjak 101,35%. Pertumbuhan penjualan belum berujung pada peningkatan laba.
Saham PT Green Power Group Tbk (LABA) mengalami kenaikan harga sebesar 34,38 persen di Rp129 per unit, menjadi top gainer pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026