BP Tapera telah merealisasikan 184.342 unit KPR Subsidi FLPP senilai Rp23 triliun hingga 19 Oktober 2026, dengan total termasuk calon debitur mencapai 224.172 unit atau 64% dari target 350.000 unit, didukung 43 bank penyalur dan 8.287 pengembang.
IHSG melesat lebih dari 3% didorong aksi borong saham-saham BUMN oleh pelaku pasar, menandakan sentimen positif yang kuat terhadap saham-saham pelat merah.
Prabowo gelar ratas bahas karhutla yang telah mengganggu 2.458 penerbangan domestik sejak Agustus 2026, dengan 1.324 penerbangan dibatalkan dan kabut asap meluas ke Sulawesi, Maluku hingga Papua. Status bencana nasional belum ditetapkan namun sedang dibahas.
PMI-BI triwulan III 2026 naik ke 52,28% dari 51,43% di triwulan sebelumnya, menunjukkan industri pengolahan tetap ekspansi dengan sub-sektor tertinggi pada barang galian bukan logam (55,79%) dan makanan-minuman (55,03%). Triwulan IV 2026 diprakirakan meningkat lagi ke 52,37%.
Kementerian ESDM mengalokasikan 154 juta ton batu bara untuk pembangkit listrik PLN pada 2026 melalui kebijakan DMO, ditambah 5 juta ton untuk industri semen, dengan total produksi nasional ditargetkan 700-an juta ton dari revisi RKAB 2026.
IHSG anjlok 2,59% ke level 5.975,78 dengan 602 saham terkoreksi, namun investor asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp128,89 miliar. Saham GOTO (Rp134,35 miliar), BBRI (Rp80,31 miliar), dan ASII (Rp78,32 miliar) menjadi incaran utama beli bersih asing di tengah tekanan jual pasar.
Dua kapal tugboat PT Pertamina Trans Kontinental berhasil mengevakuasi 17 kru kapal MV Khatulistiwa 8 yang mengalami kondisi darurat di perairan Tuban menuju Dermaga Semen Indonesia.
Investor asing mencatatkan net sell Rp976,66 miliar pada sesi I pasca peninjauan klasifikasi MSCI, memicu IHSG anjlok 1,62% ke 6.002,20 dengan tekanan jual terbesar pada BBRI dan TPIA, meski BREN dibeli Rp107,79 miliar.
IHSG dibuka menguat 0,29% ke level 6.179,67 didorong reli saham SCMA (+2,73%), ISAT (+2,44%), dan BBRI (+2,30%). Namun, sektor energi seperti CUAN (-5,63%) dan DEWA (-4,23%) tertekan oleh volatilitas jelang implementasi ekspor komoditas Danantara per 1 Juni 2026.
Saham SMCB yang masih disuspensi tetap mengumumkan dividen Rp329 miliar, didukung laba bersih 2025 Rp658,7 miliar dan pertumbuhan laba kuartal I-2026 sebesar 111%. Sentimen positif dari dividen dan perbaikan fundamental dapat mendorong minat beli saat suspensi dicabut, meskipun risiko suspensi masih membatasi likuiditas jangka pendek.
Danantara dan BP BUMN telah menata 180 entitas anak usaha pelat merah, termasuk pemangkasan 28 anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. demi efisiensi operasional, meski dibayangi tantangan eksekusi integrasi pascamerger.
SMCB mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 329,3 miliar (payout ratio 50%), yang mencerminkan komitmen perusahaan terhadap shareholder return di tengah tantangan industri semen. Kinerja operasional menunjukkan pemulihan signifikan dengan pertumbuhan volume penjualan 9% pada Q1-2026, melampaui pertumbuhan pasar, didorong oleh efisiensi dan sinergi dengan SMGR.
Laba bersih SMCB pada Q1-2026 melesat 110,4% yoy menjadi Rp 101 miliar, didorong strategi ekspor ke AS lewat fasilitas baru di Tuban dengan target 450.000 ton di 2026 bersama induk usaha SMGR.
BP BUMN dan Danantara mengonsolidasikan 92 anak usaha BUMN, termasuk memangkas entitas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dari 40 menjadi 12 entitas pada Q2-2026 demi efisiensi operasional.
neutralinvestasi.kontan.co.id16 Jan 2025, 06.5950 impact
Bisnis-27 naik 1,27%, sejalan IHSG yang menguat 0,97%; INCO, BRPT, ANTM memimpin kenaikan. Penguatan terbatas: saham naik dan turun nyaris seimbang, dengan risiko koreksi IHSG tetap ada.
TPIA masuk MSCI Global Standard, berpotensi menarik arus dana pasif; TOWR dan SMGR turun ke Small Cap, berisiko tertekan. Dampak jangka pendek cenderung positif bagi saham yang masuk indeks, negatif bagi yang terdepak.
IHSG turun 0,22% saat asing net sell Rp769,61 miliar; ASII anjlok 9,75%. Net buy TPIA, BBCA, TLKM belum mengimbangi tekanan jual dan pelemahan delapan sektor.
Bisnis-27 turun 0,52%, lebih lemah dari IHSG (-0,22%); pelemahan ASII dipengaruhi berakhirnya cum date dividen. Kenaikan BRIS, UNTR, dan BBNI membatasi tekanan.
Musim dividen Mei 2024 menopang minat pada saham pembagi dividen, terutama emiten tambang. Dampak pasar terbatas; harga saham dapat terkoreksi setelah ex-date.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) memperoleh tiga penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2024 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
Studi tol bawah laut IKN rampung, tetapi lelang dan konstruksi ditunda ke tahap kedua setelah 2024. Dampak positif jangka panjang bagi konstruksi, belum ada katalis pendapatan dekat.
Laba SMGR, INTP, dan SMBR turun 16%–47,62% YoY akibat oversupply dan kenaikan bahan baku. Prospek kuartal II lemah; permintaan infrastruktur berpotensi menjadi penopang.
IHSG berpeluang menguat terbatas, tetapi diperkirakan tetap konsolidasi di 7.089–7.202. PDB tumbuh 5,11% dan rupiah menguat; risiko tetap pada kurs serta harga komoditas.
Laba INTP turun 35,9% YoY menjadi Rp238 miliar, tertekan pendapatan dan harga jual lebih rendah meski volume naik 2%. Sentimen negatif bagi saham INTP.
Laba SMGR dan INTP turun pada kuartal I/2024; INTP tertekan penurunan harga konsolidasi meski volume penjualan naik. Pasar semen domestik stagnan, dengan pertumbuhan curah belum mengimbangi kontraksi semen kantong.
Kinerja BUMN kuartal I 2024 terbelah: PTPP, AGRO, dan ELSA mencatat pertumbuhan laba, sementara PGEO, ANTM, dan TINS melemah. Pergerakan saham juga beragam; artikel belum memberi rincian pembagian dividen.
Laba bersih SMGR turun 16% dan pendapatan turun 6,27% YoY akibat pelemahan pasar semen domestik. Efisiensi biaya dan pertumbuhan curah-ekspor hanya mengimbangi sebagian tekanan.
Dividen SMGR Rp84,70 per saham memberi imbal hasil langsung, sementara laba ditahan memperkuat modal. Dampak positif terbatas tanpa katalis pertumbuhan baru.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba Rp472 miliar di triwulan I-2024 dengan volume penjualan 9,18 juta ton, meskipun permintaan semen domestik terkontraksi
Dividen SMGR diperkirakan turun menjadi Rp80,4–Rp96,4 per saham, dengan payout ratio 25%–30%, jauh di bawah tahun lalu. Yield 1,6%–1,9% berpotensi menekan daya tarik saham bagi investor pencari dividen.
Pemerintah memastikan tidak ada unsur politik dalam penetapan Bumi Serpong Damai (BSD) dan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN)
Pemerintah menunjuk Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai Proyek Strategis Nasional dengan total investasi Rp 18,54 triliun dan diproyeksikan menyerap 10.065 tenaga kerja
IHSG berpeluang menguji resistance 7.375 setelah breakout pivot 7.340 dan momentum teknikal membaik. Data AS dan keputusan BoJ menjadi risiko eksternal.
IHSG berpeluang menguat terbatas, tetapi diperkirakan tetap konsolidasi; data ekonomi stabil dan kinerja emiten menopang, sementara keputusan BI/Fed menambah ketidakpastian.
Kelanjutan IKN berpotensi menopang INTP dan SMGR; konsumsi semen domestik diproyeksikan tumbuh 2–3% pada 2024. Dampak bergantung pada realisasi proyek dan tekanan pasokan.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) berhasil melakukan reklamasi lahan pascatambang seluas 238,64 hektare di Pabrik Tuban pada 2023 dengan menanam 503.466 pohon