Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan hilirisasi mineral menyumbang sekitar 30% dari total investasi Indonesia senilai US$61 miliar (naik 7,2%), dengan Grup MIND ID mengembangkan rantai nilai nikel, bauksit-alumina-aluminium, dan tembaga termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik melalui IBC.
Realisasi investasi Indonesia kuartal III-2026 mencapai Rp528,7 triliun, tumbuh 7,6% yoy, dengan sektor logam dasar sebagai penyumbang terbesar senilai Rp118,8 triliun dan penyerapan tenaga kerja 745.634 orang.
IHSG turun 3,64% ke 4.996,61 dengan net foreign sell jumbo Rp1,72 triliun di seluruh pasar, namun asing memborong saham-saham tertentu terutama BBNI (Rp95,87 miliar), INDF (Rp71,78 miliar), dan saham tambang seperti EMAS, MEDC, ANTM, INCO.
IHSG ditutup turun 3,64% ke 4.996,61 di bawah level psikologis 5.000, tertekan kekhawatiran reklasifikasi MSCI ke Standalone Market dan rencana BEI mengeluarkan 80 saham HSC (bobot ~18% indeks) dari perhitungan IHSG. Support Fibonacci di 4.953 dan 4.757.
Realisasi investasi Indonesia Q3-2026 mencapai Rp528,7 triliun (tumbuh 7,6% yoy), dengan industri logam dasar menjadi primadona asing terbesar senilai Rp111,6 triliun (41,3% dari PMA) dan pusat data di posisi kedua Rp44,1 triliun (16,3% PMA).
Prabowo mendorong investasi berkualitas melalui hilirisasi dan perbaikan perizinan, yang berpotensi meningkatkan iklim investasi Indonesia meskipun detail spesifik kebijakan belum tersedia.
Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan negara berkembang termasuk Indonesia harus mendapat porsi nilai ekonomi lebih besar dari mineral kritis, serta mengapresiasi proyek PLTS 100 GW Presiden Prabowo dan target swasembada energi Indonesia.
Realisasi investasi Januari-September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun (75,4% dari target tahunan), menyerap 2,19 juta tenaga kerja baru, dengan PMA Rp777,8 triliun didominasi Singapura (US$14 miliar), Hong Kong (US$12,8 miliar), dan Tiongkok (US$5 miliar). Sektor hilirisasi mineral menyumbang Rp335,1 triliun dari total Rp480 triliun investasi hilirisasi.
Xi Jinping mengundang Prabowo ke pertemuan APEC di Shenzhen bulan depan, dengan akumulasi investasi China di Indonesia mencapai US$34,4 miliar (Rp619,2 triliun) sepanjang 2021-2025 di sektor pengolahan mineral, rantai pasok baterai EV, dan manufaktur. Terdapat 264 penerbangan langsung per minggu dan 1,11 juta wisatawan China ke Indonesia dalam 7 bulan pertama tahun ini.
Krisis BBM di Bali mendorong minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik, memperkuat narasi hilirisasi nikel sebagai pilar kemandirian energi Indonesia dan potensi pertumbuhan ekosistem EV domestik.
Menteri Bahlil menargetkan nilai ekspor nikel Indonesia menembus 45-50 miliar dolar AS pada 2026, naik dari 34 miliar dolar AS pada 2023, didorong oleh kebijakan hilirisasi 28 komoditas dengan kebutuhan investasi 618 miliar dolar AS hingga 2040.
CEO Danantara Rosan Roeslani, Gubernur BI Destry Damayanti, Ketua OJK Friderica, Menkeu Suahasil, dan para menteri ekonomi berkumpul di Istana menemui Presiden Prabowo untuk rapat ekonomi dan hilirisasi, dengan isu MSCI turut menjadi perhatian wartawan meski belum dikonfirmasi sebagai agenda resmi.
Asing net sell Rp1,05 triliun di sesi I dengan IHSG anjlok 5,05% ke level 4.923,26. BBCA menjadi saham paling banyak dilepas asing senilai Rp670,83 miliar, diikuti BBRI Rp515,17 miliar, sementara total net sell di dua saham bank tersebut (Rp1,19 T) melebihi total net sell seluruh pasar.
Menteri Bahlil kembali membahas rencana moratorium smelter nikel, yang berpotensi membatasi ekspansi kapasitas pengolahan nikel di Indonesia dan mempengaruhi emiten-emiten terkait.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih rawan terkoreksi ke 5.021-5.120 usai anjlok 11,57% ke 5.185 dan menembus level support 5.317. Di tengah tren pelemahan ini, strategi trading buy direkomendasikan untuk ASII (target Rp4.320-4.420) dan buy on weakness untuk INCO.
Survei terbaru menunjukkan persaingan sangat ketat antara Lula dan Bolsonaro dalam pilpres Brasil, sehingga hasil pemilu sulit diprediksi dan menimbulkan ketidakpastian politik di salah satu eksportir komoditas terbesar dunia.
IHSG anjlok 1,33% ke level 5.863,78 dengan 567 saham melemah, meski investor asing justru melakukan net buy Rp567,96 miliar. 10 saham yang paling banyak dilepas asing antara lain ITMG (Rp33,83 miliar), GOTO (Rp22,51 miliar), dan TLKM (Rp17,92 miliar).
PPATK dan MIND ID menandatangani MoU untuk mencegah pencucian uang di sektor pertambangan, dengan PPATK mengidentifikasi transaksi terindikasi senilai Rp684,71 triliun terkait sektor pertambangan dan Rp185,03 triliun terkait penambangan emas tanpa izin (PETI) sepanjang 2023-2025.
Kementerian ESDM menyetujui revisi RKAB 2026 dengan target produksi batu bara 700 juta ton (naik dari rencana awal 600-an juta ton namun turun dari realisasi 2025 sebesar 817,48 juta ton) dan nikel 290-an juta ton (turun dari realisasi 2025 sebesar 379 juta ton), dengan DMO PLN sebesar 154 juta ton. Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan pasokan-permintaan dan mendongkrak harga komoditas global.
Kepala Danantara Bahlil Lahadalia menegaskan tidak ada moratorium bijih nikel dan justru mendorong industrialisasi nikel hilir, memperkuat prospek hilirisasi bagi produsen nikel Indonesia.
Menko Bidang Perekonomian Bahlil Lahadalia mendorong pembangunan industri penyerap produk hilirisasi nikel di dalam negeri, memperkuat strategi hilirisasi nikel Indonesia agar nilai tambah dinikmati domestik.
Pembatasan kuota produksi nikel Indonesia (RKAB 3 tahun) belum mendorong kenaikan harga nikel karena tekanan dari sisi permintaan global yang lemah dan tingginya pasokan stok, sehingga harga LME masih tertekan meski pasokan terbatas.
Pemerintah menargetkan ekspor nikel tembus 45 miliar dolar AS pada 2026, naik dari 3,3 miliar dolar AS pada 2017-2018 menjadi lebih dari 40 miliar dolar AS pada 2025 berkat hilirisasi, dengan master plan investasi 618 miliar dolar AS hingga 2040.
PPATK mengidentifikasi perputaran dana tambang dan ekspor emas ilegal mencapai Rp992 triliun selama 2023-2025, dengan transaksi terkait PETI senilai Rp185,03 triliun. PPATK menggandeng MIND ID untuk memperkuat pemberantasan pencucian uang di sektor pertambangan.
IHSG turun 2,16% ke level 5.814,72 dengan net foreign sell Rp182,94 miliar. TLKM paling banyak dijual asing (Rp34,93 M), sementara BBCA paling banyak dibeli asing (Rp104,89 M).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengambil langkah untuk membatasi/menghentikan banjirnya pasokan nikel Indonesia di pasar global, yang diharapkan menekan kelebihan pasokan (oversupply) dan menopang harga nikel dunia. Aksi ini berpotensi menguntungkan produsen nikel nasional seperti ANTM dan INCO melalui pemulihan harga komoditas.
Rupiah mendekati level Rp18.000 per USD akibat tekanan global, dan Bank Indonesia memastikan melakukan intervensi pasar untuk menahan pelemahan lebih lanjut.
Menko Bahlil menargetkan nilai hilirisasi Indonesia mencapai 618 miliar dolar AS pada 2040, dengan contoh sukses nikel yang nilai ekspornya melonjak dari 3,3 miliar dolar AS (2017-2018) menjadi lebih dari 40 miliar dolar AS (2025) dan target 45 miliar dolar AS pada 2026.
Menko Bahlil beberkan masterplan hilirisasi Indonesia dengan target US$618 miliar (Rp11.065 triliun) di 2040, dengan ekspor nikel sudah naik dari US$3,3 miliar (2017-2018) menjadi US$40 miliar (2025) dan target US$45 miliar di 2026.
Menko Bahlil menegaskan Indonesia tidak akan lagi ekspor bahan baku mentah, dengan masterplan hilirisasi nasional hingga 2040 senilai US$618 miliar (Rp11.062 triliun) mencakup mineral, migas, kehutanan, perikanan, dan pertanian. Nilai ekspor nikel naik dari US$3,3 miliar menjadi US$40 miliar di 2025 dan ditargetkan US$45 miliar di 2026.
Menteri Bahlil mengkaji moratorium pembangunan smelter nikel produk setengah jadi karena oversupply global mencapai 2,5 juta ton yang menekan harga nikel. Pemerintah akan mengatur volume produksi nasional agar harga tidak semakin jatuh.
MIND ID menyelenggarakan kompetisi jurnalistik MediaMIND 2026 tahun kelima dengan 60 finalis dari 782 pendaftar, yang akan mengunjungi site operasional anak usaha MIND ID termasuk ANTM, PTBA, Freeport, INALUM, TINS, dan INCO untuk memperkaya narasi pertambangan.
BGN men-suspend 91 SPPG terkait temuan BPK pada program MBG, sementara Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar mendorong BUMN pertambangan dan pupuk memperluas penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan UMKM.
Menko Bahlil Lahadalia mendorong ekspor bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi SDA pada Trade Expo Indonesia 2026, dengan fokus perluasan pasar ke Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, dan Eropa Timur serta penyederhanaan prosedur ekspor.
Produksi nikel hasil hilirisasi Indonesia diramal turun pada tahun ini, mengancam kinerja produsen nikel dan capaian nilai tambah industri smelter nasional.
Proyeksi produksi bahan baku baterai Indonesia diperkirakan meningkat 2 kali lipat pada 2027, sejalan dengan ekspansi hilirisasi nikel dan downstream battery materials di dalam negeri.
Kebijakan Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia terkait pengaturan industri nikel dinilai tak terduga namun berdampak signifikan terhadap pasar nikel dunia, mengindikasikan kebijakan hilirisasi nikel Indonesia yang berpotensi memperkuat harga dan dominasi pasokan global.
Indonesia memulai (merintis) kerja sama eksplorasi/pengelolaan logam tanah jarang (rare earth) dengan Gabon, negara penghasil logam tanah jarang terbesar di Afrika, memperluas akses Indonesia terhadap sumber bahan baku kritis untuk industri baterai dan energi bersih.
PT Vale Indonesia (INCO) membina 127 UMKM di Luwu Timur dengan 74 di antaranya berhasil mengakses pasar melalui Pusat Oleh-Oleh Telaloa, serta meraih dua penghargaan kemitraan dari pemerintah daerah.
PT Vale Indonesia (INCO) menegaskan komitmen penguatan koperasi dan UMKM; Presdir Bernardus Irmanto di Expo Koperasi Sorowako 6-10 Oktober 2026 yang dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan pelaku UMKM 23 kabupaten/kota Sulsel.
IHSG sesi I Jumat (9/10/2026) naik 0,35% ke 6.052,51 meski asing net sell Rp32,05 miliar; net buy terbesar SINI Rp15,94 miliar, CUAN Rp12,80 miliar, ARCI Rp9,52 miliar, BBCA Rp9,11 miliar, EMAS Rp8,96 miliar; net sell terbesar GOTO Rp27,91 miliar, BUMI Rp21,98 miliar, BBRI Rp20,63 miliar.
IHSG diperkirakan MNC Sekuritas rawan terkoreksi ke rentang 5.850-5.911 meski sebelumnya menguat 1,36% ke 6.118, diiringi rekomendasi Trading Buy untuk saham ADRO dan INCO.
IHSG ambruk 3,56% ke level 5.883,88 tertekan net sell asing sebesar Rp 1,17 triliun, meski saham BREN dan ANTM tetap diborong asing masing-masing Rp 219,49 miliar dan Rp 39,13 miliar. Sebanyak 611 saham ditutup di zona merah dengan koreksi terdalam dipimpin oleh sektor barang baku yang merosot 6,64%.
IHSG terkoreksi 1,22% ke level 6.130,19 diiringi net sell jumbo asing senilai Rp 1,6 triliun, meskipun saham JPFA dan FILM tetap diborong asing masing-masing Rp 264,97 miliar dan Rp 238,62 miliar.
IHSG anjlok 1,23% ke level 6.130,19 akibat eskalasi geopolitik AS-Iran dan depresiasi rupiah ke Rp 17.796 per dolar AS. Tekanan jual membebani 447 saham, dipimpin kejatuhan saham INCO (-10,68%), ASII (-8,48%), dan AMRT (-8,11%).
IHSG anjlok 1,23% ke level 6.130,19 terbebani koreksi tajam saham big cap seperti INCO (-10,68%), ASII (-8,48%), dan AMRT (-8,11%). Sebanyak 461 saham ditutup melemah di tengah ketidakpastian negosiasi Iran-AS dan sentimen rebalancing indeks MSCI.
IHSG dibuka menguat 0,14% ke level 6.214,95 pada perdagangan Selasa pagi, ditopang kenaikan 330 saham dengan CUAN (+8,02%), BRPT (+5,41%), dan EMTK (+2,31%) sebagai top gainers LQ45.
IHSG dibuka menguat tipis 0,03% ke level 6.208,45 didorong penguatan saham CUAN (+5,97%) dan BRPT (+4,05%). Namun, penguatan indeks tertahan oleh koreksi saham big banks seperti BBRI, BBCA, dan BBNI seiring antisipasi rebalancing MSCI serta tensi geopolitik global.
Indeks Bisnis-27 dan IHSG (turun 1,23% ke 6.130,19) ditutup melemah akibat kejatuhan 20 saham konstituen, dipimpin penurunan tajam INCO sebesar 10,68% ke Rp4.890, ASII turun 8,48%, dan AMRT melemah 8,11%.
Meski IHSG anjlok 8,35% dalam sepekan ke level 6.162,04 dan mencatat net sell asing Rp 2,03 triliun, investor asing terpantau mengakumulasi saham tambang dan energi seperti MDKA (Rp 691,09 miliar), BRMS (Rp 414,27 miliar), dan BUMI (Rp 413,08 miliar).
Meskipun IHSG ambles 8,35% ke level 6.162,04 tertekan anjloknya saham TPIA (-53,49%) dan DSSA (-47,34%), investor asing tercatat selektif memborong saham mineral dan komoditas dengan net buy terbesar pada MDKA (Rp691,1 miliar), BRMS (Rp414,3 miliar), dan BUMI (Rp413,1 miliar).
Kebijakan ekspor satu pintu melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menimbulkan ketidakpastian baru bagi emiten batubara, CPO, dan logam/mineral di IDX. Kekhawatiran pasar meliputi potensi perubahan fungsi DSI dari verifikator menjadi trader, serta perluasan komoditas ke nikel, tembaga, bauksit, timah, dan LNG. Sentimen negatif diperkuat oleh sikap wait and see investor dan kewaspadaan lembaga pemeringkat internasional.
Ketidakpastian skema satu pintu ekspor menekan sentimen pada emiten batu bara dan CPO; perluasan ke logam serta LNG menambah risiko kebijakan. Investor menunggu rincian implementasi dan dampaknya pada arus dana eksportir.
IHSG menghadapi tekanan jual masif akibat kombinasi arus keluar asing pasca-rebalancing FTSE/MSCI, pelemahan Rupiah ke level Rp17.700, dan kenaikan BI Rate. Meskipun valuasi secara fundamental sudah terdiskon (undervalue), sentimen makro dan risiko kebijakan domestik terus memicu aksi jual pada saham-saham big caps.
Jogja Financial Festival 2026 hari kedua menghadirkan sesi diskusi jajaran direksi perbankan BUMN (BBRI, BBTN, BRIS, BBNI, BMRI), CEO PT Vale Indonesia Tbk (INCO), perwakilan ANTAM, serta otoritas pasar modal dan Danantara. Acara berfokus pada diskusi perbankan, obligasi, strategi investasi, dan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat.
Jogja Financial Festival 2026 di JEC ramai dihadiri pelajar dan masyarakat umum untuk mengikuti sesi literasi keuangan bersama pimpinan BUMN perbankan (BBRI, BBTN, BRIS, BBNI, BMRI) serta CEO PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Acara edukasi ini turut menghadirkan perwakilan Danantara, Komisi XI DPR RI, Kemenkeu, dan Bursa Efek Indonesia guna memacu inklusi finansial.
IHSG berhasil rebound 1,10% ke level 6.162,04 setelah terkoreksi delapan hari berturut-turut dengan total transaksi mencapai Rp 21,56 triliun. Kendati investor asing masih mencatat net sell harian Rp 309,45 miliar, saham MDKA dan BRMS memimpin aksi beli bersih asing masing-masing sebesar Rp 173,62 miliar dan Rp 171,23 miliar.