Bea Cukai DJBC Jawa Tengah dan DIY mengamankan 4.266 gram (4,2 kg) emas padat 24 karat senilai Rp11 miliar dari dua WN Tiongkok yang hendak menyelundupkannya ke Singapura melalui YIA, dengan potensi kerugian bea keluar Rp1,6 miliar.
Maraknya penyelundupan emas Indonesia ke luar negeri (Malaysia dan India) menunjukkan potensi kebocoran sumber daya mineral dan lemahnya pengawasan ekspor komoditas emas nasional.
ARCI telah merealisasikan biaya eksplorasi senilai USD8,5 juta hingga kuartal III untuk mengebor 244 titik dengan total kedalaman 70.138 meter di Tambang Emas Toka Tindung guna memperluas cadangan mineral.
IHSG ditutup menguat 1,04% ke level 6.093,76 dengan net foreign buy sesi kedua mencapai Rp30,4 miliar, dipimpin aksi beli pada saham ENRG sebesar Rp34 miliar dan EMAS senilai Rp17 miliar.
IHSG sesi I Jumat (9/10/2026) naik 0,35% ke 6.052,51 meski asing net sell Rp32,05 miliar; net buy terbesar SINI Rp15,94 miliar, CUAN Rp12,80 miliar, ARCI Rp9,52 miliar, BBCA Rp9,11 miliar, EMAS Rp8,96 miliar; net sell terbesar GOTO Rp27,91 miliar, BUMI Rp21,98 miliar, BBRI Rp20,63 miliar.
PT Rajawali Kapital Emas mengambil alih 16,6 miliar saham (83,65%) ARCI senilai Rp18,27 triliun dari PT Rajawali Corpora pada harga pelaksanaan Rp1.100 per saham untuk restrukturisasi internal. Kendati dialihkan di atas harga pasar, saham ARCI merespons negatif dengan pelemahan 7,01% ke level Rp995 per saham.
Kinerja kuartal I-2026 emiten emas melonjak ditopang lonjakan harga jual rata-rata (ASP), ditandai laba bersih ANTM yang melesat 60% menjadi Rp 3,41 triliun dan laba ARCI meroket 187,9% menjadi US$ 30,19 juta. Kinerja solid juga ditopang oleh BRMS yang mencatat ASP US$ 4.512 per ounce serta potensi akselerasi produksi MDKA dari proyek Pani.
Kinerja emiten emas Q1-2026 melonjak solid didorong kenaikan ASP, ditunjukkan oleh laba bersih ANTM yang melesat hampir 60% menjadi Rp 3,41 triliun dan ARCI yang meroket 187,9% ke US$ 30,19 juta. Meski dibayangi volatilitas harga global, kenaikan harga jual rata-rata mampu mengimbangi penurunan volume produksi pada emiten seperti BRMS dan menopang ekspansi MDKA.
Ulasan pasar menyoroti potensi tebaran dividen dari emiten seperti ARCI dan RATU, sementara kinerja sektor rokok termasuk GGRM dan HMSP diproyeksikan tertekan oleh fenomena downtrading konsumen.
Emas menembus US$2.400/oz didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus properti China. Sentimen positif bagi penambang emas IDX, tetapi dampak pasar luas terbatas.
Emas mendekati rekor, didorong harapan penurunan suku bunga AS dan stimulus properti China. Sentimen positif bagi penambang emas, tetapi dampak ke IHSG terbatas.
Emas dan perak menguat karena ekspektasi penurunan suku bunga; harga emas tinggi menopang margin penambang, tetapi pembelian bank sentral berpotensi melambat.
Emas reli 2,6% sepekan, didukung data tenaga kerja AS melemah dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed. Sentimen positif bagi penambang emas; arah suku bunga tetap bergantung pada data lanjutan.
Harga emas Antam dan UBS di Pegadaian naik 1,5–1,8% untuk ukuran 0,5 gram. Sinyal positif terbatas bagi emiten emas; belum cukup untuk menyimpulkan tren harga global.
Emas naik ke level tertinggi lebih dari dua pekan, didorong data tenaga kerja AS yang melemah dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed. Data inflasi AS pekan depan menjadi katalis utama.
Emas spot naik 0,95% ke US$2.330,51/ons setelah klaim pengangguran AS melampaui perkiraan, menguatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Dolar melemah; sentimen mendukung saham terkait emas.
Emas spot naik 0,8% ke US$2.320,33/ons akibat dolar melemah dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed meningkat. Ketegangan Timur Tengah menambah dukungan.
Emas menguat ditopang dolar AS melemah, ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed, dan risiko geopolitik. Momentum berlanjut selama harga bertahan di atas US$2.280.
Emas turun tipis setelah data tenaga kerja AS yang lemah gagal mengubah ekspektasi pemangkasan suku bunga. Dolar melemah, tetapi harga emas kembali ke kisaran US$2.300 per troy ounce.
Kinerja emiten emas kuartal I/2024 beragam: ANTM, AMMN, ARCI mencatat laba bersih turun, sementara BRMS meningkat. Harga emas tinggi belum merata mendorong kinerja.
Emas melemah ke level terendah empat minggu akibat dolar dan imbal hasil AS menguat. Sikap The Fed jadi katalis berikutnya; tekanan harga membebani saham tambang emas.
Emas mencetak rekor, didorong permintaan aset aman di tengah ketegangan Timur Tengah dan pembelian bank sentral. Harga emas tinggi berpotensi menopang saham produsen emas.
Ketegangan geopolitik menopang prospek emas sebagai aset safe haven, meski futures turun 0,86% pada sesi terakhir. Klaim dedolarisasi masih spekulatif.
Emas dunia cetak rekor di US$2.222/ons, ditopang dolar AS melemah dan The Fed menahan suku bunga. Sentimen positif bagi saham produsen emas, tetapi harga tetap rentan perubahan kebijakan moneter.
Prospek pemangkasan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar mengangkat emas serta logam mulia. Sentimen positif bagi emiten tambang emas, tetapi katalis terbatas untuk IHSG.
Emas turun 1,06% sepekan akibat inflasi AS yang kaku dan ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama. Tekanan berlanjut pada harga emas dan saham produsen emas.
Emas terkoreksi setelah PPI AS yang kuat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga; logam industri tetap volatil. Dolar dan imbal hasil tinggi berisiko menekan harga komoditas.
Emas mencetak rekor, ditopang pelemahan dolar, turunnya imbal hasil AS, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Tren jangka panjang diperkirakan tetap naik meski harga terkoreksi tipis.
Emas menguat, berpotensi mencetak rekor baru karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, pembelian bank sentral, dan risiko geopolitik. Arah harga tetap sensitif terhadap keputusan The Fed.
Emas bertahan dekat rekor saat pasar menunggu data CPI AS yang dapat mengubah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Harga emas tinggi mendukung sentimen saham tambang emas, tetapi volatilitas berisiko meningkat setelah rilis data.
Emas spot mencetak rekor US$2.169,85/ons setelah data tenaga kerja AS melemahkan dolar dan imbal hasil obligasi. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed menguat, menopang prospek saham terkait emas.
Emas global mencetak rekor di atas US$2.150/ons, mendorong mayoritas saham emiten emas menguat. Kinerja saham tetap beragam; BRMS naik 5,84%, sementara AMMN, ARCI, dan UNTR melemah.
Rekor harga emas mengerek prospek ASP dan laba emiten tambang emas. Sentimen positif untuk ANTM, MDKA, BRMS, ARCI, dan PSAB; saham tetap rentan volatilitas komoditas.
Emas mendekati rekor tertinggi, didukung ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan permintaan aset alternatif. Kondisi jenuh beli meningkatkan risiko koreksi jika data tenaga kerja AS melemahkan ekspektasi tersebut.
Emas naik ke level tertinggi tiga bulan karena pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed pada Juni. Prospek positif bagi saham tambang emas, tetapi arah pasar luas tetap bergantung pada data ekonomi dan sinyal Fed.
Vàng được hỗ trợ bởi kỳ vọng Fed hạ lãi suất và nhu cầu trú ẩn giữa căng thẳng địa chính trị; giá có thể lập đỉnh mới. Cổ phiếu khai thác vàng hưởng lợi nếu giá vàng duy trì cao.
Emas tembus rekor, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan permintaan aset aman. Sentimen positif bagi emiten emas; risiko geopolitik tetap tinggi.
Emas diproyeksikan tetap dominan dalam transaksi komoditas 2024 karena familiar dan dipercaya pelaku pasar. Prospek harga tetap bergantung pada pergerakan dolar AS.